Mobil Kijang SMKN 1 Padaherang Terbalik di Jalan Raya Pangandaran

mobil kijang SMKN 1 Padaherang
Mobil kijang SMKN 1 Padaherang terbalik di kilometer 10 Jalan Raya Pangandaran, Kamis (10/10/2019). Foto: Entang/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Kecelakaan tunggal terjadi di kilometer 10 Jalan Raya Pangandaran, tepatnya di Desa Kedungwuluh, Kecamaran Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Kamis (10/10/2019).

Sebuah mobil kijang dengan nomor polisi Z 1626 HR terbalik di Jalan Raya Pangandaran, tepat pukul 14.40 WIB. Belakangan diketahui Kijang tersebut milik SMK Negeri 1 Padaherang yang sedang menuju Banjarsari.

Ogi, siswa yang mengemudikan mobil tersebut, mengaku heran, lantaran mobil yang dibawanya itu, setirnya tiba-tiba tidak bisa dikendalikan.

“Tiba-tiba saja gitu setirnya susah dikendalikan, sampai akhirnya oleng, beruntung saya bisa selamat,” ungkap Ogi kepada HR Online di lokasi kejadian, Kamis (10/10/2019).

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal tersebut. Ogi bersama tujuh orang temannya selamat dari kecelakaan di Padaherang itu.

“Hanya ada yang luka lecet-lecet saja, tapi Alhamdulillah semuanya selamat,” kata Ogi.

Hanya saja dari pantauan HR Online di lapangan, keadaan mobil rusak, di beberapa bagian tampak bodi mobil penyok dan kaca depannya lepas.

Rijal, seorang saksi mata yang berada di lokasi kejadian saat kecelakaan tersebut terjadi, mengatakan, mobil kijang SMKN 1 Padaherang datang dari arah Pangandaran menuju Banjarsari.

“Sampai di sini itu, tiba-tiba saja mobilnya oleng,” kata Rijal.

Melihat kejadian tersebut, Rijal kemudian meminggirkan motornya dan turun dari jalan raya. “Kalau tidak turun, bisa bisa kami mungkin juga tertabrak, beruntung kami turun dan bisa menghindar,” terangnya.

Sementara itu, warga yang berada di sekitar lokasi berusaha menolong dan menenangkan para siswa penumpang mobil kijang SMKN 1 Padaherang tersebut.

Warga juga beramai-ramai mengevakuasi dan membalikkan mobil yang terbalik. Selanjutnya, mobil Kijang tersebut dibawa kembali ke sekolah oleh para siswa dalam keadaan rusak. (Entang/R7/HR-Online)  

Loading...