Pemdes Banjarsari Ciamis Bantu Bangun Rumah Mak Otih

Pemdes Banjarsari Ciamis Bantu Bangun Rumah Mak Otih

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Setelah lama dibiarkan lapuk, akhirnya rumah milik Otih (54), warga Dusun Banjarsari, RT 06 RW 02, Desa Banjarsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, akhirnya diperbaiki.

Kepala Desa Banjarsari, Ropik Hikmayana, kepada HR Online, Kamis (10/10/2019) mengatakan, rumah Mak Otih tersebut dibangun dari iuran warga serta para donatur.

“Sebenarnya rumah Mak Otih sudah kami ajukan ke dinas sosial dari dulu. Namun, sejak diajukan sampai sekarang tidak ada tanggapan, apalagi aksi untuk menurunkan bantuan. Sehingga kami sepakat dalam musyawarah untuk membongkar dan memperbaiki dengan modal swadaya,” katanya.

Modal yang digunakan untuk pembangunan rumah Mak Otih, kata Ropik, adalah bantuan dari Pemerintah Desa Banjarsari ditambah swadaya murni dari masyarakat lingkungan setempat.

“Alhamdulillah meski lambat, namun bangunannya sudah mencapai 80 persen. Insyaallah kita bangun permanen rumahnya,” katanya.

Ropik menambahkan, untuk biaya membangun rumah Otih, pihaknya sudah menghabiskan anggaran senilai Rp. 30 jutaan.

“Mungkin kalau 30 jutaan sudah habis. Karena rumahnya kan kita bangun permanen dengan ukuran 5×7 meter. Kami mengucapkan terimakasih kepada warga dan para donatur yang sudah memberikan bantuan untuk Mak Otih.

Ropik juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada pengusaha katering, Kang Uday, di Bandung. Menurut dia, Kang Uday, berpartisipasi memberikan sumbangan untuk membangun rumah Mak Otih.

“Untuk ketua RT, Ketua RW dan seluruh warga, kami juga ucapkan terimakasih atas dukungan dan kerelaan hati untuk tulus memberikan bantuan kepada Mak Otih,” terangnya.

Dari pantauan HR Online, Pemerintah Desa Banjaraari bersama Babinsa dan Babinmas Desa Banjarsari mengawasi pelaksanaan pekerjaan pembangunan rumah Mak Otih yang sudah mencapai 80 persen.

Menurut keterangan, rumah Mak Otih ambruk akibat lapuk, beberapa bulan lalu. Sementara Otih tidak mampu mendirikan kembali tempat tinggalnya lantaran tidak memiliki biaya. Otih diketahui hanya seorang janda berprofesi pembantu jaga kios PKL di Pasar Banjarsari. (Suherman/R4/HR-Online)

Loading...