Pernah Ditinggal Pemborong, 4 Ruang Kelas SD 2 Paledah Pangandaran Mengkhawatirkan

SD 2 Paledah
Kondisi salah satu ruang kelas SD 2 Paledah Pangandaran. Foto: Entang/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Sedikitnya 4 ruang kelas SD 2 Paledah, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, kondisinya memprihatinkan dan butuh direhab. Bangunan SD 2 Paledah tersebut diketahui merupakan warisan dari Pemkab Ciamis yang dibangun tahun 2008.

Nartiem, Kepala SD 2 Paledah, mengatakan, bangunan sekolah yang saat ini ditempati dibangun oleh pemborong pada tahun 2008, namun pemborong tersebut tidak menyelesaikan pekerjaannya.

“Sangat disayangkan dari pihak pemborong, bangunan sekolah sama sekali tidak diselesaikan, saat itu bangunan tanpa kaca dan tanpa pintu, sedangkan pemborongnya itu entah ke mana, sama sekali tidak ada tanggung jawabnya waktu itu,” kata Nartiem kepada Koran HR, Selasa (15/10/2019).

Lanjut Nartiem, akhirnya pihak sekolah yang kemudian menyelesaikan kekurangan bangunan setelah ditinggal oleh pemborong.

Selain pernah ditinggal pemborong saat masih dibangun, saat ini, kata Nartiem, kondisi 4 ruang kelas SD 4 Paledah rusak.

“Ya kami sangat khawatir, kelihatannya saja sekolah tampak bagus jika dilihat dari luar, namun jika dicek ke dalam dan dilihat ke atas kondisinya rusak parah,” terang Nartiem.

Dirinya berharap ada bantuan rehab untuk SD 4 Paledah, agar kegiatan belajar mengajar tidak riskan bahaya, lantaran kondisi bangunannya rusak parah.

Sementara itu, Kepala Korwil Pendidikan Padaherang, Endang Mulyono, mengatakan, sedikutnya ada 19 sekolah di wilayah Kecamatan Padaherang yang ruang kelasnya rusak, Salah satunya SD 2 Paledah.

“Tiap sekolah berbeda kebutuhannya ada kelasnya yang rusak, seperti di SD 2 Paledah, kondisi empat ruangannya kurang bagus atau rusak,” kata Endang. 

Endang menambahkan, belum semua sekolah yang rusak di wilayah Kecamatan Padaherang bisa tercover biaya rehab tahun 2019.

“Tapi kami sudah sampaikan semua data sekolah yang membutuhkan rehab ke Dinas Pendidikan, ya semuanya sudah kami laporkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Pangandaran, yakni sebanyak 19 sekolah, semoga saja di anggaran berikutnya 19 sekolah yang masih rusak  bisa direhab,” pungkasnya. (Entang/R7/HR-Online) 

Loading...