(Pilkada Pangandaran) Partai Demokrat Akan Bangun Koalisi Parpol Luar Parlemen

Parpol Luar Parlemen
Sekretaris DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Wawan Setiawan. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-Partai Demokrat yang tidak memiliki kursi di DPRD Pangandaran akan membangun poros baru di Pilkada Pangandaran dengan menggabungkan koalisi seluruh partai politik (parpol) yang sama tidak memiliki wakil di DPRD. Dengan bergabungnya parpol-parpol luar perlemen membangun sebuah koalisi, diharapkan bisa mengusung calon di Pilkada Pangandaran.

Sekretaris DPD Partai Demokrat Jawa Barat Wawan Setiawan didampingi Plt Ketua DPC Demokrat Pangandaran Yosa Octora Santono, mengatakan, partainya akan mengumpulkan parpol-parpol luar parlemen atau tidak memiliki kursi di DPRD Pangandaran untuk bergabung bersama.

Dari hasil akumulasi Pileg kemarin, kata Wawan, jumlah suara gabungan parpol di luar parlemen di Pangandaran bisa menjadi daya tawar untuk mencalonkan diri sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran dalam Pilkada 2020 mendatang.

“Harapannya partai Demokrat bisa mengusung calon sendiri di Pilkada 2020. Kalau pun tidak, nanti kita mendukung salah satu calon lainnya,” jelas Wawan kepada wartawan, pekan lalu.

Sementara itu, Ketua Ketua Bapilu partai Demokrat Jabar Irwan K Koesdrajat bersama Wakil Ketua BPOKK Partai Demokrat Jabar Budi Soetrisno mengatakan, Partai Demokrat memiliki SOP tersendiri untuk penentuan siapa saja yang akan maju. Biasanya, kata ia, Ketua Umum SBY memiliki pertimbangan mengacu pada hasil survey.

“Yang pertama kita akan usung kader kita dulu, kalau kader kita tidak memiliki nilai jual, baru kita mendukung. Tapi parameternya kita memiliki kader yang mempunyai nilai jual, tinggal mencari siapa koalisinya,” kata Irwan. 

Meskipun non parlemen, kata Irwan, Partai Demokrat memiliki sekitar 25 ribu suara di Kabupaten Pangandaran. Artinya, kata Irwan, kenapa tidak ada kadernya yang bisa diusung di pilkada Pangandaran 2020.

Berdasarkan pengalaman Pilkada Pangandaran di tahun 2015, kata Irwan, Demokrat mendukung pasangan Jeje-Adang dan hasilnya pun menang. 

“Nah kita sudah punya petahana untuk 2020, seperti di Karawang yang menjadi skala prioritas dan Cianjur yang berharap juga bisa memimpin. Kita akan cari lagi. Pangandaran walaupun tidak punya parlemen, tapi kita punya historis pada moratorium 2012 pemekaran Pangandaran, Demokrat sudah memiliki basis. Kalau tidak, kita dukung yang bakal menang, seperti pasangan Jeje-Adang yang katanya mau manggung lagi,” ujarnya. 

Sementara Plt Ketua Partai Demokrat Kab Pangandaran Yosa Octora Santono mengatakan, dirinya tengah membenahi organisasi kepengurusan Partai Demokrat di Pangandaran.

“Kita fokus memperbaiki di internal partai di Pangandaran,” singkat Yosa. (Mad/Koran-HR)

Loading...