Warga Kecewa, TPT Jalan Bojongnangka Purwadadi Ciamis Dibangun Sebagian

Jalan Bojongnangka Purwadadi
Jalan Bojongnangka, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis. Foto: Suherman/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Warga Dusun Buniasih, Desa Kutawaringin, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang awalnya gembira saat TPT (Tembok Penahan Tanah) Jalan Bojongnangka Purwadadi dibangun, kini mengaku kecewa.

Kekecewaan warga dipicu lantaran lantaran pembangunan TPT Jalan Bojongnangka Purwadadi tersebut hanya sebagian saja dan tidak menyeluruh. Di beberapa lokasi badan jalan, terkesan dilewati begitu saja dan sama sekali tidak dibangun TPT.

Warga berharap pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) menambah volume pekerjaan, sehingga jalan Bojongnangka Purwadadi terlihat bagus.

“Dalam hal pembangunan jelas kami masyarakat merasa bersyukur dengan adanya pembangunan pelengkap jalan ini, namun sayangnya kenapa pekerjaannya harus disisa-sisa, ada beberapa titik yang dilewat, jadi kurang baguslah kelihatannya juga,” ucap seorang warga kepada HR Online.

Dari pantauan HR Online di lapangan, ada sekitar tiga titik lokasi yang ditinggalkan alias tidak dibangun TPT, sehingga jalan yang lurus tersebut kelihatan ada yang kurang. 

Seperti dikatakan, Ujang Saji, dirinya mengaku kecewa lantaran jalan di depan rumahnya tidak dibangun TPT seperti yang lainnya. 

“Seperti ada sabotase saja, yang lain di depan rumahnya dipasang TPT, kenapa pas di depan halaman rumah saya tidak, padahal paling juga panjangnya hanya sekitar 10 meteran,” katanya. Sabtu (26/10/2019).

Selain di depan halaman rumah Ujang Saji, tepat di depan kantor direksi juga terlihat tidak dibangun TPT yang baru, sehingga jalan terlihat tidak bagus.

Ganjar, Pelaksana Pekerjaan dari CV Mukti Indah, ketika dikonfirmasi HR Online mengatakan,  pihaknya tidak bisa melakukan pekerjaan di lokasi depan rumah Ujang Saji dan di depan Kantor Direksi bukan tanpa alasan.

“Kami tidak mengerjakan karena memang dalam gambarnya juga tidak ada, bahkan kami juga sebenarnya sudah melakukan koordinasi dengan pengwas. Namun tetap saja lokasi dua tadi itu suruh d lewat, jika pengawas menyuruh untuk dibangun, ya pasti akan kami kerjakan juga,” katanya. (Suherman/R7/HR-Online)

Loading...