146 Aplikasi Malware yang Membahayakan Smartphone

146 Aplikasi Malware
Ilustrasi Aplikasi Malware. Foto: Istimewa

146 aplikasi malware bisa menyerang ponsel kapan saja. Smartphone yang bagus tentunya memiliki beberapa aplikasi yang bagus pula. Namun apa jadinya jika aplikasi tersebut mengandung malware.

Malware sendiri merupakan sejenis virus yang dapat mengganggu sistem smartphone. Entah itu smartphone Android atau iOS.

Malware bisa datang dari mana saja. Mulai dari file unduhan hingga aplikasi. Ada beberapa aplikasi yang memang mengandung malware.

146 Aplikasi Malware yang Dapat Menginfeksi Smartphone

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya bahwa malware bisa datang dari mana saja. Salah satunya adalah dari aplikasi.

Secara tidak sadar pasti anda pernah mengunduh aplikasi yang mengandung malware. Biasanya aplikasi tersebut berasal dari situs berbahaya.

Ada 146 aplikasi malware yang perlu anda ketahui. Tujuannya agar smartphone anda tidak terinfeksi virus. Temuan aplikasi yang mengandung malware berasal dari Kryptowire.

Kryptowire merupakan perusahaan keamanan sofware termasuk aplikasi. Kryptowire ini telah merilis daftar aplikasi malware yang menginfeksi virus. Malware ini telah menginfeksi smartphone dalam kurun waktu tahunan.

Dalam temuan Kryptowire ternyata ada 146 aplikasi yang mengandung malware. Aplikasi tersebut tentunya sangat berpotensi merusak smartphone.

Kryptowire sebagai perusahaan keamanan menyimpulkan sebuah pendapat. Pendapat tersebut adalah aplikasi yang mengandung malware merupakan aplikasi yang telah diinstal.

Artinya aplikasi tersebut telah diinstal sebelumnya dan sudah berada di smartphone. Kryptowire melaporkan bahwa malware tersebut sudah menyerang smartphone dari 29 vendor berbeda.

Vendor Smartphone yang Produknya Terinfeksi Malware

Mayoritas smartphone yang terinfeksi merupakan produk dari vendor kecil. Diantaranya vendor Cubot dan Doogee.

Meskipun begitu smartphone dari vendor besar juga bisa terinfeksi 146 aplikasi malware. Seperti Samsung, Oppo, atau Xiaomi sehingga beberapa aplikasi ini perlu diwaspadai. Aplikasi yang mengandung malware memang tidak bisa ditengarai secara langsung.

Namun ketika smartphone sudah terinfeksi maka akibatnya akan sangat fatal. Oleh karena itu, anda perlu mengunduh aplikasi dari situs terpercaya.

Biasanya yang memicu malware adalah pengunduhan dari situs web berbahaya. Situs web terkadang akan mengalihkan pengunduhan dengan topik yang lain.

Secara tidak sadar hal tersebut merupakan pemicu malware. Meskipun sudah diberi antivirus, namun malware terkadang tidak terdeteksi.

Apalagi jika antivirus yang digunakan juga mengandung malware. Perlu anda ketahui bahwa malware tidak sepenuhnya berasal dari aplikasi.

Namun aplikasi tersebut yang membuka celah keamanan smartphone. Terkadang ada beberapa aplikasi yang tidak mengandung malware.

Namun aplikasi tersebut membuka celah keamanan agar malware bisa masuk sehingga aplikasi tersebut mengandung malware.

146 aplikasi malware memang tidak bisa dipatenkan. Maksudnya tidak disadari bahwa aplikasi tersebut mengandung malware. Malware juga bisa hadir karena smartphone tidak memiliki pengauran instalasi.

Setelah pengunduhan selesai, maka langkah selanjutnya adalah instalasi. Tentunya setiap smartphone pasti memiliki pengaturan instalasi.

Pengaturan tersebut yang akan membantu mencegah malware. Namun ada beberapa smartphone yang tidak memiliki pengaturan instalasi.

Hal tersebut menyebabkan smartphone menjadi rawan. Beberapa smartphone terkenal pasti sudah memiliki pengaturan instalasi. Pengaturan tersebut akan membantu smartphone agar tidak mudah terserang malware.

Berbeda halnya jika smartphone tidak memiliki pengaturan instalasi. Hal tersebut menjadikan smartphone lebih rawan.

Dampak 146 Aplikasi Malware pada Smartphone

Apabila smartphone yang dimiliki sudah terkena atau terinfeksi malware, maka hal tersebut sangat membahayakan.

Smartphone akan cepat panas. Beberapa aplikasi mungkin tidak akan berfungsi. Meskipun berfungsi, namun tidak lancar seperti semula. Bahkan smartphone bisa mengalami hang selama berjam-jam.

Tidak hanya itu saja, smartphone juga bisa mati secara tiba-tiba. 146 aplikasi malware tentunya akan menyerang secara menyeluruh.

Pada mulanya tidak akan terlihat apa saja gejalanya. Lama-kelamaan akan muncul beberapa gejala aneh. Seperti yang telah dikatakan sebelumnya bahwa smartphone bisa menjadi lemot.

Malware yang tidak segera dihilangkan akan menyebar hingga ke sistem smartphone. Sistem smartphone akan terganggu dan semua data terancam hilang. Oleh karena itu, anda perlu mencegah hal tersebut dengan memasang antivirus.

Tidak hanya antivirus saja, anda harus memperhatikan situs pengunduhan. Terkadang ada beberapa situs yang membawa malware secara tidak sadar.

146 aplikasi malware mayoritas dihasilkan oleh situs web berbahaya. Anda bisa mengunduh aplikasi dari situs terpercaya. (R10/HR-Online)

Loading...