Akhirnya, Jalan Penghubung Tiga Desa di Ciamis Ini Diaspal

Jalan Penghubung tiga desa
Jalan Penghubung tiga desa yang sedang diaspal. Foto: Eli/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Setelah puluhan tahun, akhirnya jalan penghubung tiga desa yaitu Desa Dewasari, Pamalayan dan Ciharalang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, diaspal. Pengaspalan jalan penghubung tersebut dibiayai langsung dari Dana Desa (DD).

Faris Soufa, warga Dewasari, ketika ditemui Koran HR, Selasa (05/11/2010), mengatakan, pengaspalan jalan yang dilakukan pemerintah desa belum bisa menyambungkan jalan penghubung tiga desa, sehingga belum bisa dilalui mobil.

“Kami sebagai masyarakat sangat berterima kasih kepada pihak pemerintah desa yang sudah bisa membangun pengaspalan jalan tersebut. amun meski sudah di aspal ternyat jalan yang ada sejak jaman belanda tersebut terpotong jalur kereta api sehingga belum terhubung dengan baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Faris menuturkan, sebelum dilakukan pengaspalan oleh pihak desa, dari dulu warga sudah mengajukan supaya jalan tersebut segera diaspal. Namun akibat terkendala keberadaan jalur rel kereta api, pengaspalan urung terwujud dan baru sekarang dapat diaspal mengunanakan anggaran Dana Desa.

Padahal, kata Faris, keberadaan jalan tersebut sangat beguna sekali bagi warga tiga desa dalam melaksanakan laju perekonomian tiap hari. Sepertihalnya yang berangkat ke pasar maupun ke lokasi pertanian.

“Awalnya sebelum melakukan pengaspalan pihak desa enggan untuk melakukannya. Meski jalan tersebut sudah beberpa kali masuk dalam musrenbang desa dan kecanatan. Karena jalan tersebut diangap buntu akibat terputus oleh jalur rel kereta api. Namun akibat desakan yang kita lakukan akhirnya pihak desa mengaspal sampai ujung rel kereta api,” jelasnya.

Meksi tidak selesai melewati jalur rel, menurut Fasir, warga akan terus mendorong pihak desa supaya jalur tersebut bisa melewati jalur rel, sehingga dapat dilalui mobil. Karena jalan tersebut hasur dibangun fly over sehingga tidak menggangu jalur rel kereta api.

Bahkan, warga sudah melakukan konsultasi ke Dinas PU dan juga Dinas Perhubungan, terkait masalah jalan yang melawati jalan kereta api. Dan bila perlu, warga juga siap apabila harus mendatangi PT KAI untuk meminta supaya jalan tersebut bisa dilalui meski melewati jalur rel.

Senada dengan itu, Agus Rohili, Lurah Dusun Cidewa, mengatakan, karena akses jalan poros tiga desa ini belum tembus bisa dilalui mobil akibat harus melewati rel. meski demikian, supaya jalur tetap digunakan dengan baik, dilakukan pengaspalan dan ini baru dilakukan setelelah puluhan tahun jalan tersebut dibangun.

“Pengaspalan ini dilakukan supaya nantinya mudah apabila meneruskan jika jalur yang melewati rel bisa mendpatkan bantuan oleh pihak Pemkab Ciamis. Sehingga bisa membangun jalan untuk melewati jalur rel,” katanya.

Menurut Agus, karena untuk membuat jalur harus membuat fly over, maka pihak desa saat ini belum mampu dan itu harus menggunakan anggaran cukup besar. Maka dari itu, pihaknya berharap kedepan Pemerintah Ciamis bisa mewujudkan aspirasi masyarakat tiga desa ini yang menginginkan jalur tersebut meski melewati rel dan bisa dilalui mobil. (Es/Koran HR)

Loading...
Loading...