Asteroid yang Akan Melewati Bumi, SF6 2006 Melintas 20 November 2019

Asteroid yang Akan Melewati Bumi
Ilustrasi Asteroid. Foto: Istimewa

Lembaga antariksa Amerika Serikat atau NASA berhasil melacak asteroid yang akan melewati Bumi pada 20 November 2019 mendatang.

Diketahui bahwa asteroid tersebut bernama SF6 2006. Dari Bumi, asteroid ini berjarak 4,3 juta km atau setara dengan 0,02886 unit astronomi.

Dengan jarak tersebut, asteroid SF6 2006 masuk ke dalam kategori objek dekat bumi (NEO). NEO itu sendiri berisikan objek ruang angkasa yang jarak minimalnya 0,05 unit astronomi.

Dikarenakan termasuk NEO, maka asteroid SF6 2006 ini dianggap sebagai objek yang berpotensi membahayakan planet Bumi.

Asteroid yang Akan Melewati Bumi

SF6 2006 masuk ke dalam NEO bukan hanya karena jaraknya saja, akan tetapi juga ukuran diameternya. Diketahui bahwa objek yang termasuk NEO memiliki diameter lebih dari 140 meter.

Asteroid SF6 2006 yang dilacak NASA pun diketahui memiliki diameter 280-619 meter. Dengan ukurannya yang besar, tentu saja asteroid ini akan sangat mengancam Bumi.

Perihal ancaman tersebut, NASA ternyata sudah menyiapkan segala bentuk pertahanan Bumi untuk menghalau serangan asteroid.

Bukan hanya mengatasi serangan SF6 2006 saja, akan tetapi juga asteroid yang akan melewati Bumi atau objek NEO lainnya. Pertahanan Bumi ini sendiri sudah disiapkan selama bertahun-tahun.

Belakangan ini, diketahui juga bahwa orang Amerika Serikat ternyata lebih suka dengan program luar angkasa yang meneliti asteroid potensial jika dibandingkan pendaratan manusia di Bulan atau Mars.

Bahkan hal tersebut semakin diperkuat dengan diluncurkannya rencana 20 halaman yang dilakukan NASA pada Juni 2019.

Halaman tersebut merinci langkah apa saja yang harus diambil NASA dalam melindungi Bumi dari ancaman NEO, baik itu asteroid maupun komet, yang berjarak 48 juta km.

Adanya rencana tersebut tentu saja bisa meningkatkan deteksi asteroid yang akan melewati Bumi, mempertajam prediksi pemodelan, serta membantu pelacakan dan penghitungan kemampuan.

Tak hanya itu, rencana yang dilakukan NASA ini juga bisa memudahkannya dalam mengembangkan teknologi yang nantinya berguna untuk membelokkan objek NEO.

Dengan demikian, NEO tersebut tak akan lagi mengancam Bumi. Planet yang kita tinggali akan semakin aman dari NEO karena rencana tersebut juga bisa membangun kerja sama internasional yang lebih baik.

NASA dan pihak terkait bisa membangun prosedur darurat untuk mengatasi apa saja dampak NEO baru sekaligus solusi penting tentang tindakan yang seharusnya dilakukan nantinya.

Mengenal Lebih Dekat Asteroid yang Akan Melewati Bumi

SF6 2006 termasuk salah satu asteroid yang diketahui akan melintasi Bumi. Asteroid ini ditemukan pada tanggal 17 September 2006 oleh Catalina Sky Survey.

SF6 2006 masih bagian dari asteroid Aten. Asteroid ini memiliki eksentrisitas orbit yang tercatat sebesar 0.280. Sedangkan untuk magnitudo mutlaknya ialah 19.9.

Soal pembentukannya, asteroid yang akan melewati Bumi ini terbentuk dari nebula matahari primordial yang berperan sebagai pecahan planetisimal.

Dimana istilah tersebut merujuk pada suatu bagian di nebula matahari muda yang tidak memiliki potensi untuk menjadi planet karena tak cukup besar.

Selama ini asteroid memang disebut sebagai planet minor atau planetoid yang ukurannya lebih kecil dari planet dan lebih besar dari meteorid.

SF6 2006 sendiri sedikit lebih pendek jika dibandingkan tiang KVLY-TV di Blanchard. Seperti yang diketahui, menara pemancar televisi tersebut memiliki ketinggian 629 meter.

Dengan ketinggian tersebut, KVLY-TV termasuk tertinggi di Amerika Serikat dan bahkan keempat di dunia. Selain KVLY-TV, ukuran SF6 2006 juga bisa dibandingkan dengan Burj Khalifa.

Diketahui bahwa asteroid yang akan melewati Bumi ini memiliki ukuran sedikit lebih kecil daripada gedung tertinggi di dunia tersebut. Tak heran jika kabar SF6 2006 yang mulai mendekati Bumi mampu menyita perhatian dunia.

Semakin membahayakan karena SF6 2006 juga memiliki tingkat kecepatan yang kencang. Asteroid ini akan melewati Bumi dengan kecepatan sekitar 28.600 km per jam.

Dengan alasan tersebut, SF6 2006 diperkirakan akan kembali lagi mendekati planet Bumi pada 5 November 2020 mendatang.

Prediksi ini sudah diukur dari segala pertimbangan yang ada. Maka dari itu, persiapan yang matang harus dilakukan sejak awal.

Sebelumnya, pada April lalu, Jim Bridenstine selaku Administrator NASA menegaskan bahwa serangan asteroid bukanlah hal sepele.

Terlebih jika asteroid tersebut sudah masuk ke dalam kategori NEO. Asteroid yang akan melewati Bumi menjadi ancaman serius yang harus selalu diawasi dan ditangani secara tepat. (R10/HR-Online)

Loading...