Sering Makan Nasi Sisa Kemarin? Awas Bahayanya!

nasi sisa kemarin
Nasi sisa. Foto: Ist/Net

Masyarakat kita tampaknya cukup maklum dengan nasi sisa kemarin sehingga sering memanaskan ulang agar bisa disantap lagi. Ternyata ada bahaya makan nasi sisa yang dipanaskan ulang.

Memasak nasi bagi kebanyakan keluarga di Indonesia memang dimaksudkan untuk konsumsi sehari. Namun tak jarang nasi tidak habis pada hari itu juga karena berbagai alasan, seperti sudah makan di kantor atau lainnya.

Adanya nasi yang tidak habis ini tak jarang yang kemudian dipanaskan lagi agar masih bisa dimakan untuk keesokan harinya. Apalagi nasinya belum basi dan kondisinya masih bagus sehingga perlu dipanaskan lagi.

Memanfaatkan nasi sisa kemarin bukanlah persoalan kesulitan makan atau kemiskinan. Tak sedikit gaya hidup semacam ini juga dianut keluarga kaya. Hal ini lebih karena sikap sayang membuang nasi dan takut melakukan hal yang  mubazir.

Budaya Indonesia yang sangat menghargai makanan memang patut dibanggakan. Apalagi mayoritas masyarakat kitayang beragama Islam sangat takut melakukan hal dengan cara membuang makanan.

Meskipun begitu masih banyak juga orang yang senang membuang makanan tanpa peduli dengan lingkungannya. Hal ini biasanya karena porsi bahan makanan yang dimasak tidak disesuaikan dengan jumlah kebutuhan.

Namun tahukah anda jika kebiasaan memanaskan lagi nasi sisa ternyata bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan? Bahkan bahaya makan nasi sisa kemarin jauh lebih besar ketimbang membuangnya.

Bahaya Makan Nasi Sisa Kemarin

Nasi sisa yang telah menjadi basi atau memang tidak lagi boleh dimakan. Memakan nasi basi sama saja memakan makanan yang sudah busuk dan mengandung racun.

Namun efek atau dampak yang sama juga terjadi pada nasi yang dipanaskan berulang. Meskipun nasi tersebut belum mengalami basi namun memanaskan ulang nasi juga bisa mengubah nutrisi yang dikandungnya.

Seperti dikutip dari laporan National Health Service (NHS), layanan kesehatan publik di Inggris, mengonsumsi nasi sisa kemarin yang dipanaskan ulang bisa menyebabkan kita mengalami keracunan.

Namun keracunan ini bukanlah karena adanya pemanasan ulang. Menurut NHS, problem justru timbul akibat cara menyimpan nasi sesudah dimasak. Apalagi jika nasi dibiarkan saja pada suhu kamar.

Beras sebagai bahan yang digunakan untuk menjadi nasi tak jarang mengandung spora Bacillus cereus. Spora ini merupakan sel yang bisa melakukan reproduksi sekaligus berubah menjadi bakteri.

Nah, nasi yang telah ditanak menjadi nasi dibiarkan dalam suhu kamar ternyata bisa menyebabkan spora yang terdapat didalamnya tumbuh menjadi bakteri. Pertumbuhan spora ini bisa sangat capat sehingga berlipat ganda.

Jika kita memakan atau mengonsumsi nasi yang telah mengandung bakteri spora inilah yang berbahaya. Dampak makan nasi sisa kemarin ini diantaranya kita bisa mengalami diare, muntah, ataupun keracunan.

Mencegah Nasi Berubah Jadi Racun

Lantas apa yang harus dilakukan untuk mencegah atau menghindari nasi berubah menjadi racun? Rekomendasi yang disarankan NHS adalah untuk segera menyajikan dan mengkonsumsi nasi setelah dimasak.

Setelah dimakan, jika masih ada nasi sisa jangan biarkan nasi berada dalam suhu kamar. Sangat disarankan agar nasi didinginkan atau memasukkan nasi sisa ke dalam kulkas setidaknya satu jam setelah dimasak agar terjaga suhunya.

Saat akan dimakan nasi yang masih ada tinggal dipanaskan lagi agar bisa dikonsumsi. Namun pemanasan ulang nasi sisa kemarin hanya bisa sekali saja dan tidak boleh lebih. Hal ini agar nasi tidak berubah menjadi racun.

Begitu juga memasak nasi sebaiknya jangan dilakukan untuk digunakan lebih dari sehari. Masaklah nasi dalam jumlah secukupnya saja sesuai kebutuhan. Akan lebih baik lagi jika nasi langsung habis dimakan setelah dimasak.

Dengan kata lain, menyimpan nasi dengan cara yang benar adalah hal utama yang sangat penting diperhatikan. Hindari juga makan nasi sisa kemarin agar kita terhindar dari keracunan. (R9/HR-Online)