BPBD Pangandaran Sosialisasikan Pencegahan Kebakaran di Puskesmas Jadikarya

Puskesmas Jadikarya
BPBD Pangandaran saat menyosialisasikan penanggulangan kebakaran di halaman kantor UPTD Puskesmas Jadikarya, Kecamatan Langkaplancar, Jum'at (8/11/2019). Foto: Entang/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Banyaknya kebakaran baik di hutan ataupun di perumahan warga, membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran menggelar sosialisasi pencegahan dan pembentukan tim Manajemen Keselamatan Kebakaran Gedung (MKKG) di halaman kantor UPTD Puskesmas Jadikarya, Kecamatan Langkaplancar, Jum’at (8/11/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPBD Pangandaran, Nana Ruhena melalui Kabid Damkar dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Pangandaran H Adeng Suratman, mengatakan, kegiatan tersebut diselenggarakan oleh UPTD Puskesmas Jadikarya yang bekerja sama dengan Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Pangandaran.

“Tujuan kegiatan ini untuk memberikan keterampilan kepada para karyawan Puskesmas agar mampu dan bisa memadamkan kebakaran secara dini bila ada peristiwa tersebut,” ujar Adeng kepada HR Online, Jum’at (8/11/2019).

Menurut Adeng setiap pegawai Puskesmas diharapkan mempunyai ilmu dasar tata cara penanggulangan kebakaran, apabila terjadi di lingkungan tempat kerja dan lingkungan tempat tinggal.

Sementara itu lokasi Puskesmas Jadikarya yang berada di daerah pegunungan dan sangat jauh dari Mako Damkar Pangandaran, membuat pegawainya harus bisa menanggulangi kebakaran dengan alat tradisional dan tabung Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Dalam kesempatan tersebut Adeng menyampaikan materi ruangan dan simulasi penanggulangan dengan menggunakan tabung APAR (Alat Pemadam Api Ringan) atau fire extinguisher. 

“Materi pelatihan yang diberikan meliputi pengenalan Alat Pemadam Api serta cara penggunaannya. Para peserta kita ajak langsung melaksanakan praktek pemadaman menggunakan alat pemadam tradisional dan pemadam api ringan,” pungkasnya. (Entang/R7/HR-Online)

Loading...