Rabu, Desember 1, 2021
BerandaBerita PangandaranBupati Pantau Pelaksanaan Pilkades Serentak Pangandaran 2019

Bupati Pantau Pelaksanaan Pilkades Serentak Pangandaran 2019

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Bupati Pangandaran, H Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati Pangandaran H Adang Hadari, memantau jalannya Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang digelar hari ini, Sabtu, (30/11/2019).

Hari ini, warga 68 desa yang ada di 10 Kecamatan Kabupaten Pangandaran melaksanakan pencoblosan kepala desa. Ada 224 calon kepala desa yang berlaga pada Pilkades serentak Pangandaran 2019 ini.

Bupati beserta rombongan meninjau beberapa titik pelaksanaan Pilkades, mulai Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran, Desa Wonoharjo, Desa Cikembulan, Desa Pajaten Kecamatan Sidamulih, Desa Sidomulyo, Desa Emplak dan berakhir di Desa Pamotan Kecamatan Kalipucang.

Di sela-sela kegiatannya tersebut, Bupati Jeje mengajak seluruh calon kepala desa agar menghargai para pemenang dan menyerahkan hasilnya kepada kehendak Yang Maha Kuasa.

“Dalam pemilihan itu ada yang kalah dan yang menang, yang menang cuma satu jadi serahkan semuanya pada kehendak takdir dari Allah SWT,” ujarnya.

Beliau mengajak kepada semua pihak  untuk selalu dan jangan sampai timbul perpecahan.

“Setelah pemilihan ini saya harap tidak ada persoalan apa -apa lagi, ayo kita kompak,” tegasnya.

Selain Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran, terlihat Sekda dan seluruh pejabat di lingkup Kabupaten Pangandaran juga ikut memantau pencoblosan Pilkades serentak Pangandaran 2019.

Sementara itu, malam sebelum pencoblosan, sejumlah pasukan Brimob dari Polres Ciamis disiapkan untuk berjaga-jaga jika ada situasi yang tak diharapkan di setiap TPS, pada Jum’at (29/11/2019) malam.

Malam sebelum pencoblosan atau dikenal dengan sebutan malam towong dijaga ketat oleh sejumlah anggota kepolisian dan TNI.

Seperti halnya pemilihan-pemilihan lainnya, baik Pilkada, Pilres, Pemilu maupun Pilkades, malam towong rawan terjadi konflik. Hal ini lantaran pada malam towong seringkali ditemukan kontestan Pilkades yang memanfaatkannya untuk money politic di detik-detik akhir. (Enceng/R7/HR-Online)

- Advertisment -