Cara Mencegah Microsleep Saat Berkendara Untuk Hindari Kecelakaan

Cara Mencegah Microsleep
Ilustrasi mengantuk saat berkendara. Foto: Istimewa

Cara mencegah microsleep wajib diketahui karena bahaya yang ditimbulkan tak hanya berdampak pada diri sendiri, melainkan juga orang lain.

Microsleep itu sendiri adalah kondisi dimana kita tiba-tiba tertidur secara lelap namun hanya dalam waktu singkat, setidaknya 1-30 detik saja.

Pengemudi yang mengalami microsleep bisa kehilangan kendali sehingga berpotensi untuk menyebabkan kecelakaan. Sebelum microsleep ini terjadi, sebenarnya ada beberapa gejala yang ditunjukkan.

Adapun tanda-tanda microsleep diantaranya yaitu salah menyalakan lampu sein dan mengalami kesulitan untuk menempatkan kendaraan di posisi jalur yang tepat.

Cara Mencegah Microsleep Saat Berkendara

Supaya perjalanan anda terasa lebih aman, nyaman, dan menyenangkan, pastikan anda ketahui hal apa saja yang bisa dilakukan untuk mencegah microsleep. Berikut beberapa ulasannya.

Istirahat Cukup

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah microsleep ketika berkendara yaitu beristirahat secara cukup sebelum melakukan perjalanan jauh.

Dengan istirahat yang cukup, tubuh akan fit, tidak mengantuk, dan tak mudah lelah. Cara mencegah microsleep yang satu ini semakin direkomendasikan untuk anda yang ingin berkendara pada malam hari.

Adapun rentang waktu yang baik untuk mendapatkan tidur yang berkualitas yaitu 6-8 jam. Dengan demikian, anda bisa menempuh perjalanan secara fokus.

Berhenti Ketika Mengantuk

Saat di tengah perjalanan anda merasa mengantuk, anda bisa berhenti sejenak dan beristirahat. Dalam hal ini, anda bisa memanfaatkan rest area yang ada di jalan tol.

Setidaknya tubuh membutuhkan waktu sekitar 15 menit sampai 1 jam untuk bisa pulih kembali. Agar istirahat anda terasa nyaman, pastikan anda nyalakan AC.

Jangan lupa juga untuk membuka sedikit kaca mobil agar sirkulasi udaranya tetap baik. Hindari berkendara saat tubuh merasa lelah.

Merenggangkan Badan

Cara mencegah microsleep yang bisa anda lakukan lainnya yaitu merenggangkan badan. Cara yang satu ini bisa dilakukan ketika sudah menempuh perjalanan selama 2 jam.

Segera istirahat dan lakukan peregangan sekitar 15 menit. Dengan begitu, tubuh tak akan letih lagi dan kembali bugar. Namun jika sebelum 2 jam perjalanan anda sudah lelah, maka jangan tunda lagi, segeralah menepi.

Perlu untuk anda ketahui, cara ini tidak hanya bertujuan untuk mencegah microsleep saja, akan tetapi juga bermanfaat dalam menjaga kesehatan.

Posisi Duduk

Memperhatikan posisi duduk juga menjadi salah satu cara untuk menghindari terjadinya microsleep. Dalam hal ini, pastikan anda duduk dengan posisi yang nyaman.

Selain nyaman, posisikan duduk anda secara tegak dengan sudut 90°. Perlu diketahui bahwa posisi duduk ini terbukti ampuh untuk mengurangi rasa kantuk yang berkontribusi besar dalam microsleep.

Cara Mencegah Microsleep Dengan Makanan dan Minuman

Sebenarnya ada beberapa makanan dan minuman yang bisa dikonsumsi untuk mencegah microsleep selama berkendara. Adapun makanan dan minuman tersebut diantaranya yaitu:

Air Putih

Seperti yang diketahui, air putih memiliki segudang manfaat di dunia kesehatan dan kecantikan. Minum air putih yang cukup pun terbukti mampu menghindari terjadinya microsleep.

Perlu dipahami, pengendara akan lebih fokus selama menempuh perjalanan apabila cairan tubuhnya tercukupi secara baik.

Bukan rahasia lagi jika kekurangan cairan tubuh atau yang juga dikenal dengan sebutan dehidrasi bisa menurunkan tingkat konsentrasi ketika berkendara.

Cemilan Sehat

Ada banyak cemilan sehat yang bisa anda konsumsi agar tak mengalami microsleep ketika berkendara. Adapun beberapa diantaranya yaitu buah, sayuran, kacang-kacangan, jus, gandum, dan susu.

Selain menikmati cemilan sehat, pastikan anda menghindari konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat tinggi dan gas. Misalnya saja, nasi putih, roti, dan sereal.

Cara mencegah microsleep yang satu ini terbukti ampuh karena makanan dengan kandungan tersebut bisa membuat pengendara menjadi mengantuk.

Kopi

Sebagian orang menyebut bahwa kopi tak baik untuk diminum jika ingin menempuh perjalanan, namun ada pula yang menganjurkannya.

Sebenarnya minum kopi sebelum berkendara itu boleh-boleh saja. Namun, pastikan anda memberinya jarak waktu. Hal ini dikarenakan kopi memberi efek selama 30 menit usai diminum.

Maka dari itu, pastikan anda mempertimbangkan segala hal, apakah waktu tersebut cukup untuk menempuh perjalanan. Jika tidak, sebaiknya hindari.

Dengan anda mengetahui apa saja cara mencegah microsleep saat berkendara, maka perjalanan anda akan terasa aman dan nyaman pastinya. (R10/HR-Online)

Loading...