Ini Cara Menentukan Harga Jual Tanah Berdasarkan NJOP

Menentukan harga jual tanah
Ilustrasi. Foto: Ist/Net

Menentukan harga jual tanah berdasarkan NJOP bisa Anda lakukan sendiri, asal tahu ilmunya.

Harga tanah dan rumah di kota besar seperti Jakarta dikatakan tidak murah lagi. Bahkan rumah petak kecil dengan tanah sempit pun dijual dengan  harga ratusan juta rupiah.

Tidak mengherankan setelah mengetahui harga jual tersebut banyak yang bertanya apakah harganya benar-benar semahal itu?

Sudahkah harga tersebut sesuai dengan NJOP atau hanya disesuaikan dengan harga pasaran properti.

Sebelum dibahas tentang cara menentukan harga jual tanah berdasarkan NJOP, ada baiknya jika Anda mengetahui berbagai macam informasi penting tentang NJOP terlebih dahulu.

Mengenal NJOP Lebih Jauh

Menentukan harga jual tanah berdasarkan NJOP ini sangat penting terutama bagi Anda yang berbisnis di bidang properti. Mungkin masih banyak yang asing dengan NJOP ini dan bertanya apa itu sebenarnya NJOP.

NJOP sendiri merupakan singkatan dari Nilai Jual Objek Pajak. NJOP adalah taksiran harga untuk tanah dan bangunan dimana perhitungannya berdasarkan luas, zona rumah serta bangunannya.

Dengan mengetahui NJOP ini Anda akan tahu berapa banyak pajak yang harus ditanggung dari transaksi jual beli tanah tersebut.

Kegunaannya Apa?

Belum banyak yang tahu apa itu kegunaan dari NJOP. NJOP digunakan pembeli maupun penjual sebagai patokan untuk bisa menentukan harga terendah sebuah tanah dan rumah.

Misalnya Anda ingin membeli tanah atau rumah maka Anda harus mengecek terlebih dahulu NJOP nya. Jika harga yang dipatok ini jauh di atas NJOP maka penjual tersebut menjualnya terlalu mahal.

Begitu pula sebaliknya jika penjual menjual di bawah NJOP artinya penjual menjual tanah atau rumah terlalu murah. Karena itu Anda perlu tahu cara menentukan harga jual tanah berdasarkan NJOP.

Anda patut curiga jika penjual menjual dengan harga yang murah bisa jadi ada yang tidak beres dengan properti tersebut sehingga Anda perlu untuk mencari tahu alasan mengapa dijual murah.

Menentukan Harga Jual Tanah Berdasarkan NJOP

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 berhubungan dengan Pajak Daerah maupun Retribusi Daerah, NJOP ini akan menjadi dasar dari penghitungan Pajak Bumi dan Bangunan yang wajib untuk disetorkan setiap tahunnya.

Hal yang harus Anda ketahui adalah NJOP ini memiliki nilai yang berbeda, sehingga semakin mahal harga pasaran sebuah properti di suatu kawasan, maka NJOP juga akan semakin tinggi.

Contohnya adalah tanah dan rumah yang ada di kota Ciracas lebih rendah jika dibandingkan dengan Menteng. Begitu pula NJOP properti di Jakarta ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kota lainnya.

Dalam menentukan harga jual tanah berdasarkan NJOP bisa menggunakan tiga hal, yang pertama adalah perbandingan dengan objek pajak lain namun sejenis.

Selain itu ditentukan oleh NJOP pengganti dan nilai perolehan baru. NJOP pengganti adalah menentukan NJOP didasarkan pada pendapatan atau pada pemasukan objek pajak yang dinilai.

Terakhir penentuan NJOP ini dilakukan dengan cara menghitung total biaya yang harus dikeluarkan agar bisa mendapatkan objek pajak tersebut.

Sebelum menentukan NJOP ada baiknya jika Anda survei langsung terlebih dahulu tanah tersebut terutama jika ada bangunan di atasnya karena akan ada penyusutan harga berdasarkan kondisi fisik bangunannya.

Contoh Menentukan Harga Jual Tanah Berdasarkan NJOP

Memang bagi orang awal, menentukan harga jual tanah berdasarkan NJOP merupakan hal yang rumit sehingga saat menjual atau membeli properti banyak yang tidak memperhatikan NJOP ini.

Padahal hal ini tidak bagus karena akan membuat harga jual terlalu mahal dang murah. Tentu hal ini tidak diinginkan karena akan merugikan salah satu pihak. Agar bisa tahu bagaimana menentukan harga jual tanah sesuai NJOP ini bisa dengan studi kasus.  

Misalnya Anda ingin menjual tanah di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Sesuai dengan Pergub DKI Jakarta Nomor 24 Tahun 2018 NJOP paling rendah Rp 3.745.000.

Luas tanah Anda 132 m2. Perhitungan yang dilakukan adalah mengalikan luas tanah tersebut dengan NJOP yang diberlakukan saat itu. Sehingga perhitungannya adalah 132 dikalikan dengan Rp3.745.000 maka hasilnya adalah Rp494.340.000.

Anda bisa menjual tanah tersebut di atas NJOP, meski begitu Anda harus menyesuaikannya dengan harga rata-rata tanah di lokasi tersebut, karena jika terlalu mahal hanya akan membuatnya kurang laku.

Harga jual akan menjadi mahal jika tanah tersebut memiliki bangunan di atasnya dimana harga jual ditambah dengan harga jual bangunan.

Demikianlah cara menentukan harga jual tanah berdasarkan NJOP yang penting untuk diketahui, semoga informasi ini bermanfaat. (R11/HR-Online)

Loading...