Kenali Ciri-ciri Gejala Diabetes untuk Penanganan yang Efektif

ciri-ciri gejala diabetes
Ilustrasi diabetes. Foto: Istimewa

Mengenali ciri-ciri gejala diabetes sejak dini akan memberikan banyak manfaat dalam penanganannya. Tak sedikit kasus diabetes melitus yang terlambat diketahui sehingga pengobatannya menjadi tidak mudah. Bahkan tak sedikit pula yang berujung pada kematian.

Diabetes bisa dikatakan merupakan penyakit yang belum bisa atau sangat sulit disembuhkan, meski sebetulnya mudah mengenali ciri-ciri gejala diabetes. Penanganan yang bisa dilakukan selama ini hanya dengan mengontrol atau mengendalikan agar kadar gulanya tidak melebihi batas normal.

Indonesia termasuk satu dari 10 negara dengan jumlah penderita diabetes yang terbanyak di dunia. Tak hanya orang berusia lanjut yang terserang penyakit ini, namun tak sedikit anak muda dan anak-anak yang mengalaminya.

Sebelum membahas pada ciri-ciri gejala diabetes, sebaiknya terlebih dahulu mengetahui penyebab dari penyakit ini. Disari dari berbagai sumber, gaya hidup yang tidak sehat ditengarai sebagai faktor utama yang menyebabkan terjadinya penyakit gula darah ini.

Pola makan yang salah inilah yang memicu melonjaknya kadar glukosa darah yang memicu penyakit diabetes.

Sebenarnya tubuh sangat membutuhkan kadar gula dalam darah yang cukup sebagai sumber energi. Termasuk untuk pembentukan otot dan jaringan di dalam tubuh. Namun porsinya tentunya harus sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Namun dari kasus yang ada umumnya penderita diabetes terlambat dalam menyadari ciri-ciri gejala diabetes. Bahkan tak sedikit yang merasa tubuhnya sehat hingga dokter memvonisnya.

Selama ini masyarakat lebih mengenal penyakit diabetes dalam dua jenis, yaitu jenis diabetes basah dan kering. Pengelompokan ini bukanlah istilah medis karena lebih sebagai sebutan saja untuk membedakan gejala diabetesnya.

Diabetes kering biasanya terlihat pada penderita tanpa disertai infeksi atau luka. Sedangkan untuk diabetes basah menunjuk pada penderita diabetes yang mengalami infeksi, luka atau komplikasi.

Untuk menunjuk jenis dan ciri-ciri gejala diabetes ada istilah medis yang digunakan. Yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Diabetes tipe 1 menunjuk pada jenis diabetes karena rusaknya pankreas yang memproduksi insulin dan umumnya menimpa anak-anak dan orang dewasa di bawah 40 tahun.

Sedangkan diabetes tipe 2 terjadi karena kurangnya produksi insulin yang menyebabkan resistensi sel-sel tubuh. Jenis diabetes ini yang paling banyak terjadi, dan umumnya menimpa orang dewasa berumur di atas 40 tahun.

Ciri-ciri Gejala Diabetes yang Sebaiknya Diketahui

Bukanlah hal yang mudah dalam mengenali ciri-ciri diabetes yang ada, baik jenis diabetes kering maupun basah terkadang sulit dalam membedakannya. Nah, berikut ini beberapa ciri-ciri gejala diabetes yang umum terjadi yang sebaiknya anda tahu.

Ciri-ciri Diabetes Kering

  1. Sering buang air kecil saat tidur malam. Selain mengganggu waktu tidur, hal ini bisa terjadi lebih dari lima kali dalam semalam.
  2. Rasa haus yang sering berulang meskipun sudah banyak minum air. Tak jarang ini disertai tenggorokan yang terasa kering.
  3. Bagian tangan atau kaki sering mengalami kesemutan tanpa sebab.
  4. Tubuh cepat lelah dan loyo, meskipun ciri-ciri gejala diabetes ini juga umum terjadi pada penyakit lain.
  5. Sering dan cepat merasa lapar meskipun baru saja makan. Apalagi jika ini sering terjadi dan berulang.

Ciri-ciri Diabetes Basah

  1. Sering mengantuk saat siang akibat terganggunya waktu tidur malam karena sering buang air kecil.
  2. Kulit sering gatal karena iritasi atau kekeringan yang jika digaruk bisa menjadi luka.
  3. Ciri-ciri gejala diabetes pada penderita diabetes basah lebih berisiko terkena infeksi jamur akibat luka yang dialaminya. Hal ini terutama terjadi akibat menurunnya sistem daya tahan tubuh.
  4. Jika mengalami luka umumnya lama atau sulit sembuhnya.
  5. Berat badan mengalami penurunan secara drastis meski porsi dan frekuensi makan normal atau malah banyak.

Itulah sejumlah ciri-ciri gejala diabetes yang sebaiknya dikenali dengan baik serta harus sejak dini. Dengan mengetahui tanda-tanda yang muncul, maka segera mengkonsultasikannya dengan dokter dan diharapkan akan memperoleh penanganan yang efektif. (R9/HR-Online)