DPRD Pangandaran Minta Pemda Siapkan Sarana Prasarana Pelaksanaan Tes CPNS

Wakil Ketua DPRD Pangandaran, Jalaludin, minta Pemda Kabupaten Pangandaran menyiapkan sarana prasarana untuk pelaksanaan tes CPNS di masa mendatang, agar tes tersebut bisa dilakukan di daerah sendiri.
Kepala BKPSDM Kabupaten Pangandaran, Dani Hamdani. Foto : Madlani/HR.

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Wakil Ketua DPRD Pangandaran, Jalaludin, minta Pemda Kabupaten Pangandaran menyiapkan sarana prasarana untuk pelaksanaan tes CPNS di masa mendatang, agar tes tersebut bisa dilakukan di daerah sendir.

Hal itu terkait dengan rencana pelaksanaan tes CPNS Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, yang akan berlangsung di Tasikmalaya. Ia menilai, untuk ke depannya harus menjadi perhatian, karena kalau masih dilakukan di luar daerah, maka semangatnya pun akan berbeda jika dilaksanakan di daerah sendiri.

“Kami harap pemda ke depan bisa memaksimalkan dalam urusan penerimaan CPNS, siapkan sarana prasarananya mengingat prediksi tiap tahun akan dilaksanakan. Jadi alangkah baiknya pelaksanaannya bisa dilakukan di daerah sendiri,” kata Jalaludin, kepada HR Online, Rabu (13/11/2019).

Sampai saat ini, sarana dan prasarana untuk pelaksanaan tes CPNS di Kabupaten Pangandaran belum memadai, sehingga harus bisa lebih ditingkatkan. Pihaknya sebagai lembaga legislatif mendorong pemda untuk menyiapkan semuanya.

“Kami mendorong pemda untuk menyiapkan sarana prasarananya. Ke depan pelaksanaan tes CPNS bisa dilaksanakan di Pangandaran,” kata Jalaludin.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran, Dani Hamdani, mengatakan, mengenai kebutuhan untuk sarana dan prasarana, pembiayaannya ada yang wajib dan ada yang tidak.

Dia menyebutkan, dulu pengadaan sarana prasarana seperti laptop dan alat tes lainnya dianggarkan dari BKN, sedangkan saat ini pihaknya harus menyewa. Untuk itu, lanjut Dani, ke depan memang perlu dianggarkan agar Kabupaten Pangandaran bisa melaksanakan tes CPNS di daerah sendiri.

“Saat ini kita masih sewa laptop serta mesin CAT lainnya, dan kesulitan sewa itu pada pelaksanaan tander. Di beberapa kabupaten kota lain, seperti Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran, itu seperti berebutan,” ujarnya.

Adapun anggaran yang disiapkan hingga pelaksanaan seleksi administrasi jumlahnya mencapai sekitar Rp 900 juta. Anggaran sebesar itu untuk kuota CPNS Pangandaran sebanyak 316 kuota, dengan rincian formasi tenaga pendidikan 175 orang, formasi tenaga kesehatan 110 orang, dan formasi tenaga teknis 31 orang.

“Untuk pendaftaran online bisa diakses di https:/sscasn.bkn.go.id dari tanggal 11 sampai 24 November 2019, seleksi administrasi 13 November 12 Desember, pengumuman hasil seleksi administrasi 16 Desember, masa sanggah 16-25 Desember, pengumuman jadwal seleksi kompetensi dasar atau SKD bulan Januari 2020, dan seleksi kompetensi dasar atau SKD CAT BKN bulan Februari 2020,” jelas Dani.

Sedangkan, kebutuhan anggaran CPNS tahun 2020 diprediksi mencapai Rp 3 miliar, berikut dengan seleksi tahun berikutnya. Adapun kesiapan SDM tim verifikator sudah pengalaman 3 kali proses seleksi CPNS.

“Tim verifikator merupakan gabungan dari dinas lain, seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan yang akan melakukan verifikasi administrasi. Jadi kesiapan SDM kita sudah pengalaman 3 kali proses seleksi CPNS. Karena tempat pelaksanaan tes-nya di Tasikmalaya cukup jauh, seingga perlu pertimbangan perbaikan ke depannya,” pungkas Dani. (Madlani/R3/HR-Online)