Dua Bulan Terakhir, Pangandaran Diguncang Gempa 6 Kali

Pangandaran Diguncang Gempa
Kepala BPBD Kabupaten Pangandaran, Nana Ruhena. Foto: Istimewa

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran merilis selama dua bulan terakhir di wilayah Pangandaran diguncang gempa selama 6 kali yang getarannya terasa sampai di Kota Banjar, Kabupaten Ciamis dan Tasikmalaya dengan Magnitudo yang beragam.

Kepala BPBD Pangandaran, Nana Ruhena, Pangandaran diguncang gempa 6 kali gempa tersebut di antaranya terjadi pada 18 Oktober 2019 lalu gempa dengan magnitudo 3,8 SR pada jam 19.25 WIB. Sementara lokasinya berada di 8,1 LS 107,88 BT dan 81 kilometer barat daya Pangandaran dengan kedalaman 19 KM.

Gempa kedua, kata Nana, yang terjadi pada 24 Oktober 2019 berkekuatan 4,1 SR pada pukul 16.21 WIB berlokasi di 8,13 LS, 108.71 BT atau berada di 53 Kilometer tenggara Pangandaran dengan kedalaman 52 KM.

Sementara gempa ketiga, terjadi pada tangal 31 Oktober 2019 dengan magnitudo 4,8, pada jam 08.56 WIB yang berlokasi 8,23 LS 108.25 BT atau 64  KM barat daya Pangandaran pada kedalan 25 KM.

“Untuk 1 November  terjadi jam 19.15 WIB dengan magnetudo 4,9 dengan lokasi 8.16 LS 107.89 BT atau 84 Kilometer barat daya Pangandaran pada kedalaman 31 KM. Disusul lagi pada tanggal 09 November 2019 dengan magnetudo 4,1 pada jam 08.19 WIB berlokasi 8.2 LS 107.89 BT atau 86 kilometer barat daya pangandaran pada kedalaman 26 KM. Dan terakhir pada 12 November 2019 jam 11.05 WIB dengan magnetudo 3,4 berlokasi di 7.68 LS 108.39 BT atau 11 kilometer barat laut Pangandaran pada kedalaman 3 KM,” terang Nana.

Adanya gempa tersebut, Nana berharap masyarakat bisa lebih meningkatkan lagi kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

“Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan dan kami pun siap melakukan mitigasi. Kami terus melakukan sosialisasi dan simulasi bencana di beberapa desa, sekolah serta tempat lainnya. Diharapkan agar masyarakat bisa lebih tahu apa yang harus dilakukan ketika ada wilayah kita diguncang gempa,” pungkasnya. (Enceng/Koran HR)

Loading...