Fenomena Langit Langka yang Memanjakan Mata, Ada yang Terlihat di Tahun Ini

Fenomena Langit Langka
Ilustrasi Fenomena Langit. Foto: Istimewa

Fenomena langit langka tentu saja menarik perhatian dan rasa penasaran. Apalagi jika fenomena langka tersebut menyajikan panorama yang memanjakan mata.

Dikarenakan langka, maka tak setiap waktu bisa melihatnya. Tak heran jika pengamat rela begadang atau bahkan pergi ke suatu tempat untuk menyaksikannya.

Fenomena Langit Langka Seputar Bulan dan Matahari

Ada banyak fenomena langka yang berkaitan dengan bulan dan matahari yang menarik untuk dikupas. Adapun beberapa fenomena tersebut yaitu:

Matahari Kembar (Sun Dog)

Salah satu fenomena langka yang sebaiknya anda ketahui yaitu matahari kembar atau yang biasa dikenal dengan sebutan sun dog.

Fenomena yang satu ini bisa disaksikan dengan mata telanjang yang mulanya didahului dengan es hexagonal. Setelah peristiwa tersebut, muncul sinar matahari.

Ketika ada sinar matahari yang menembus lapisan es ini, cahaya keduanya mulai terlihat dan seakan menjadi kembaran matahari yang ada di sampingnya.

Perlu untuk anda ketahui, fenomena langit langka ini sudah sangat terkenal dalam dunia sains. Maka dari itu, penting bagi anda untuk mengenalnya.

Blue Moon

Fenomena langit ini tak kalah menarik dengan matahari kembar. Sesuai dengan namanya, fenomena ini memperlihatkan bulan yang berwarna biru.

Blue moon merupakan bulan purnama kedua dalam sebulan. Fenomena yang indah ini sendiri hanya terjadi sekali dalam dua tahun.

Tahukah anda bahwa tahun 1883 silam, bulan pernah tampak biru dengan sangat jelas. Saat itu, Gunung Krakatau tengah meletus.

Abu vulkanis yang dihasilkan dari letusan gunung tersebut langsung memenuhi atmosfer. Namun uniknya, bulan tak berwarna kekuningan, akan tetapi biru.

Supermoon

Dari namanya saja, anda pasti sudah tahu bagaimana penampakan fenomena langit langka ini. Supermoon memperlihatkan bulan yang indah dengan ukuran sangat besar.

Ukurannya yang tak biasa tersebut disebabkan karena posisi bulan purnama ada di titik yang jaraknya sangat dekat dengan planet Bumi.

Fenomena Langit Langka yang Indah Lainnya

Selain berkaitan dengan bulan dan matahari, sebenarnya masih ada fenomena langka yang tak kalah indah lainnya. Berikut beberapa fenomena tersebut.

Komet Honda

Fenomena yang satu ini ditemukan pada tahun 1948 oleh Minoru Honda, Antonin Mrkos dan L’udmila Pajdušáková. Dari penemunya ini, komet Honda memiliki nama lengkap Honda-Mrkos-Pajdušáková.

Disamping itu, komet ini juga dikenal dengan sebutan komet 45P. Untuk bisa melihatnya, anda bisa memanfaatkan bantuan teleskop.

Pengamatan fenomena langit langka ini bisa dilakukan saat fajar karena tingkat kecerahannya sangat tinggi. Komet ini sendiri akan mencapai matahari dalam orbitnya dengan waktu 5,25 tahun.

Komet Hale-Bopp

Fenomena langit yang termasuk langka lainnya yaitu komet hale-bopp. Komet ini ditemukan oleh Alan Hale dan Thomas Bopp pada tahun 1995.

Hanya saja, komet ini baru bisa dilihat secara mendunia pada tahun 1997. Dalam penampakannya, komet hale-bopp memiliki tingkat kecerahan hingga seribu kali lipat daripada komet Halley.

Pengamat bisa menyaksikan fenomena ini setiap malam selama 18 bulan. Namun sayangnya, komet ini hanya terjadi setiap 2392 tahun sekali.

Pelangi Api

Anda pasti sudah tak asing lagi dengan fenomena pelangi. Namun tidak untuk pelangi api. Maka tak heran jika pelangi api termasuk fenomena langit langka.

Sesuai dengan namanya, pelangi ini tak seperti pelangi pada umumnya. Penampakan pelangi ini sekilas mirip dengan api yang tengah berkobar.

Penampakan langka ini bisa terjadi jika ada awan cirrus berbentuk kristal di langit dengan ketinggian 6.000 meter di atas tanah.

Awan cirrus yang terkena pancaran sinar matahari dengan sudut 58 derajat di atas langit akan membentuk fenomena pelangi api.

Badai Meteor Leonid

Fenomena badai meteor leonid termasuk langka karena hanya terjadi sekali dalam 33 tahun. Berbeda jika meteor leonid biasa yang sering melintasi Bumi setiap tahunnya.

Namun beruntungnya, fenomena yang cantik ini bisa diamati pada tahun 2019, tepatnya pada 17 November malam sampai 18 November dini hari kemarin.

Saat terjadi badai meteor leonid, pengamat bisa melihat ribuan meteor di langit malam yang terjadi setiap jamnya. Penampakan ini terjadi karena komet Tempel-Tuttle yang melontarkan serpihan batu.

Fenomena langit langka dengan penampakan yang indah memang sayang jika dilewatkan. Oleh karenanya, tentu menjadi kepuasan tersendiri jika bisa menyaksikannya. (R10/HR-Online)

Loading...