Jalan Nasional Pangandaran KM 10 Ditanami Pohon, Ada Apa?

jalan nasional pangandaran
Jalan Nasional Pangandaran KM 10 ditanami pohon dan diberi tanda dengan karung bekas. Foto: Entang/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Deretan tanaman terlihat menghiasi tengah jalan nasional Pangandaran, tepatnya di Kilometer 10 Desa Karangmulya, Kecamatan Padaherang.

Selain tanaman di tengah jalan itu, karung bekas juga dijadikan tanda di jalan nasional yang sering dilewati warga menuju ke Pangandaran tersebut.

Rupanya warga sekitar protes, lantaran jalan rusak tak kunjung diperbaiki. Akibat jalan rusak tersebut banyak terjadi kecelakaan lalu lintas di Kilometer 10 Pangandaran.

“Penanaman pohon di jalan raya ini salah satu aksi protes warga terhadap pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PUPR,” ujar Roni, salah satu warga Desa Karangmulya kepada HR Online, Selasa (12/11/2019).

Jalan nasional yang seharusnya diperbaiki oleh Pemerintah Pusat itu sudah lama rusak, namun sampai saat ini belum juga ada perbaikan.

“Ada sekitar 1,5 kilo rusaknya itu. Kondisi jalannya retak bahkan ada yang sampai menganga cukup lebar,” terang Roni.

Lanjut Roni, kondisi tersebut sangat membahayakan para pengguna jalan terutama pemotor. “Ya akibat jalan rusak, tadi malam saja, Senin malam Selasa terjadi kecelakaan beruntun di lokasi yang saat ini diberi tanda dengan pohon oleh warga,” katanya.

Roni sebagai warga Desa Karangmulya berharap Pemerintah Pusat atau Kementrian PUPR bisa memperbaiki kondisi jalan yang semakin hari semakin retak dan menganga lebar.

Hal senada disampaikan oleh Agus Mulyana, pengguna jalan yang setiap hari bolak-balik Ciamis-Pangandaran.

“Ya sama pengennya jalan nasional milik pemerintah pusat yang rusak ini agar segera diperbaiki dan jika diperbaik setidaknya bisa mengurangi angka kecelakaan lalu lintas,” ucapnya.

Agus menambahkan, sebentar lagi memasuki libur panjang, yakni akhir tahun bulan Desember yang dilanjutkan tahun baru.

“Obyek wisata Pangandaran biasanya selalu ramai kalau libur panjang, volume kendaraan juga berlipat ganda di akhir tahun ini, makanya harus cepat diperbaiki untuk antisipasi kecelakaan nanti,” pungkasnya. (Entang/R7/HR-Online) 

Loading...