Jasad Siswa SMP yang Tenggelam di Pantai Keusikluhur Pangandaran Ditemukan

pantai Keusikluhur
Tim gabungan saat mengevakuasi jasad Indra Satrio (15), siswa SMP yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di pantai Keusikluhur dan ditemukan di di perairan pantai Muaragetah Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, Minggu (09/11/2019) pagi. Foto: Istimewa/Basarnas

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Tim gabungan dari kepolisian, TNI dan Basarnas, Minggu (09/11/2019) pagi, akhirnya berhasil menemukan Indra Satrio (15), siswa SMP yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di pantai Keusikluhur Desa Kertamukti, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Saat ditemukan korban sudah tidak bernyawa.

Sebelumnya, Indra Satrio dilaporkan tenggelam setelah tergulung ombak saat mencari kerang hijau di pantai Keusikluhur. Proses pencarian pun terus dilakukan pasca dinyatakan tenggelam. Setelah 4 hari dilakukan pencarian, akhirnya hari ini korban ditemukan di pantai Muaragetah atau berjarak 7 kilometer dari pantai Keusikluhur.

Anggota Basarnas, Erwin mengatakan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang baru pulang mencari ikan. Nelayan tersebut mengaku melihat sesosok jasad manusia mengapung di perairan pantai Muaragetah.

“Nelayan tersebut kemudian melaporkan temuannya kepada tim SAR. Setelah itu kami meluncur ke tempat kejadian,” ujarnya.

Setelah dilakukan evakuasi, lanjut Erwin, kemudian jasad korban diserahkan kepada pihak keluarganya untuk dimakamkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Seorang pelajar SMP bernama Indra Satrio, dikabarkan tersapu ombak dan menghilang saat mencari batak atau kerang hijau di Pantai Keusikluhur, Desa Kertamukti, Kecamatan Cimerak, Pangandaran, Senin (4/11/2019) sore.

Indra diketahui merupakan warga Dusun Cireuma, Desa Kertamukti, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran. Indra juga masih tercatat sebagai pelajar kelas 3 SMPN Satu Atap Cimerak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun HR Online, Indra diketahui sedang mencari kerang hijau di area pantai bersama teman-temannya, saat ombak besar datang.

Ombak tersebut langsung menghantam para pencari kerang termasuk Indra. Pelajar SMP ini kemudian digulung ombak dan seolah ditelan lautan.

“Jadi, yang mencari kerang hijau itu banyak, cuma kedua anak tersebut terpisah dengan yang lainnya, saat keduanya dihantam ombak mereka sempat berpegangan pada karang,” tutur Megi, saksi mata.

Saat itu, lanjut Megi, Indra melepaskan pegangannya dari karang dengan niat berenang menuju daratan. “Namun korban malah terbawa arus dan hilang seketika,” ucapnya. (Enceng/R2/HR-Online)

Loading...