Kawali Bersalawat, Cara Karang Taruna di Ciamis Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Kawali Bersalawat
Ribuan orang memadati halaman kantor Kecamatan Kawali saat peringatan Maulid Nabi yang digelar Karang Taruna Kecamatan Kawali, Kamis (21/11/2019) malam. Foto: Edji/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Karang Taruna Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis memperingati Maulid Nabi Muhamaad SAW dengan menggelar Kawali Bersalawat dan santunan untuk anak-anak yatim, Kamis (21/11/2019) malam.

Acara Kawali Bersalawat ini dihadiri oleh ribuan warga dari berbagai kalangan, termasuk sejumlah santri yang memadati halaman Kantor Kecamatan Kawali.

Para santri yang berasal dari pesantren-pesantren yang ada di Kawali ini melantunkan salawat badar dimpimpin KH Asep Yamin Akasah atau dikenal juga dengan panggilan Aang Wabarik.

Agus Irfan Wijaya, Ketua Karang Taruna Kecamatan Kawali mengatakan, Mauludan yang digelar Karang Taruna merupakan bagian dari kegiatan Hari Ulang Tahun PGRI ke-74 dan Hari Guru Nasional 2019.

“Alhamdulillah semuanya bisa berjalan dengan lancar. Kegiatan PGRI maupun Karang taruna bukan hanya sebagai tontonan, akan tetapi juga memberikan tuntunan. Baik yang sifatnya tausiah maupun pemberian santunan terhadap anak anak yatim piatu,” ujar Agus.

Agus, menjelaskan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bertujuan memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW pada tanggal 12 Rabiulawal dalam penanggalan Hijriah. Pada tanggal tersebut, umat Islam di Indonesia, biasanya memperingatinya dengan salawatan maupun pengajian di masjid-mesjid.

“Tujuan  perayaan Maulid itu sendiri untuk meningkatkan keimanan kepada Allah SWT. Sedangkan inti dari maulidan itu sendiri yaitu tausiah dan agama yaitu pepatah yang disampaikan dengan niat meningkatkan dan ketakwaan,” katanya.

Agus menambahkan, Mauludan merupakan momentum untuk  meneladani Rasulullah SAW. “Saat yang tepat untuk memulai mecontoh perilaku Rasulullah SAW, dari akhlaknya, moral dan budi pekerti yang luhur,” ungkapnya.

Sementara itu, rangkaian acara Maulid Nabi di Kecamatan Kawali ini ditutup dengan tausiah dari KH Deden Badru Kamal.

Sebelum puncak acara pada malam hari, Kamis siang digelar juga lomba marawis se-Kecamatan Kawali. Selain itu, dilaksanakan juga Deklarasi Magrib Mengaji yang dilakukan dengan penandatanganan program Magrib Mengaji oleh perwakilan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda di Kecamatan Kawali. (Edji/R7/HR-Online)

Loading...