Kelemahan Aplikasi WhatsApp Dari Segi Keamanan Cukup Membahayakan

Kelemahan Aplikasi Whatsapp
Logo Whatsapp. Foto: Istimewa

Kelemahan aplikasi Whatsapp belum banyak diketahui orang. Aplikasi pengirim pesan instan ini memiliki kelemahan yang membahayakan data pengguna.

Whatsapp merupakan salah satu aplikasi pengirim pesan instan yang memiliki banyak pengguna. Hal ini dikarenakan Whatsapp praktis dan mudah digunakan.

Hal ini dibuktikan dari banyaknya pengguna Whatsapp yang mencapai kurang lebih 1,6 juta. Meskipun menjadi aplikasi terpopuler, namun Whatsapp juga memiliki kelemahan tersendiri.

Kelemahan Aplikasi Whatsapp Yang Perlu Diwaspadai

Beberapa aplikasi pasti memiliki kelebihan dan kelemahan. Sama seperti Whatsapp yang memiliki kelemahan dibalik kelebihannya.

Whatsapp banyak digunakan karena sederhana dan praktis. Namun siapa sangka jika Whatsapp memiliki kelemahan yang sangat riskan.

Kelemahan aplikasi Whatsapp ini terkait dengan keamanan. Hal ini ditemukan langsung oleh induk Whatsapp yaitu Facebook.

Keamanan Whatsapp bisa diretas menggunakan kiriman video. Seseorang bisa mengakses semua pesan anda hanya dengan mengirimkan sebuah video.

Tentunya hal ini menjadi kelemahan pertama bagi Whatsapp. Facebook mengemukakan sesuatu mengenai bug yang bernama CVE-2019-1193. Bug ini dapat mempengaruhi aplikasi yang ada di Android dan iOS.

Mengapa dikatakan berpengaruh? Karena hal ini diumpamakan seperti buffer overflow berbasis stack. Artinya adalah terdapat sebuah kode pada saat pengiriman video.

Kode tersebut sengaja dibuat oleh pengirim untuk meretas pesan keamanan Whatsapp milik anda. Pihak Facebook belum menjelaskan secara detail terkait jenis video tersebut.

Selain video, seseorang juga bisa melakukan peretasan menggunakan GIF. GIF merupakan video yang berdurasi singkat dan berulang-ulang.

Di dalam GIF ini juga terdapat bug yang membuat hacker bisa meretas Whatsapp anda. Hacker akan lebih leluasa melakukan peretasan hanya dengan mengirim GIF. Hal ini merupakan kelemahan aplikasi Whatsapp.

Bug yang terdapat di Whatsapp memiliki sifat double free. Hal ini juga disampaikan langsung oleh peneliti keamanan bernama Awakened.

Double free memiliki potensi untuk mengacu pada anomali korupsi. Hal ini juga akan membuat beberapa aplikasi menjadi crash.

Lebih parahnya hacker juga bisa mengakses data perangkat di smartphone secara menyeluruh.

Hacker bisa melancarkan serangannya dengan mudah ketika pengguna mengunduh GIFnya. Setelah itu, pengguna akan membuka galeri untuk memutar GIF tersebut.

Secara tidak langsung akan ada celah yang digunakan untuk melancarkan serangan. Celah tersebut merupakan implementasi dari preview yang ditampilkan galeri Whatsapp.

Kelemahan aplikasi Whatsapp bisa mempengaruhi beberapa perangkat Android. Beberapa diantaranya adalah Android 8.1 dan Android 9.0.

Namun peretasan ini tidak akan berhasil jika dilakukan pada Android versi 8.0 ke bawah. Meskipun begitu, anda harus tetap waspada dan melakukan pengecekan.

Kelemahan Aplikasi Whatsapp dan Cara Mengatasi

Keamanan Whatsapp yang mulai terganggu perlu diwaspadai agar Whatsapp dan perangkat yang digunakan tidak mudah terserang bug.

Agar tidak mudah terserang bug dari hacker, maka anda perlu mewaspadainya. Ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk mengurangi potensi terkena bug.

Salah satunya adalah tidak membackup pesan Whatsapp di penyimpanan cloud. Hal ini dikarenakan terdapat sebuah celah keamanan dari penyimpanan cloud.

Seseorang atau hacker bisa melihat berbagai pesan yang dicadangkan di penyimpanan cloud. Mengapa hal itu bisa terjadi?

Perlu anda ketahui bahwa beberapa pesan yang dicadangkan di Cloud tidak terenkripsi. Sehingga pesan-pesan yang disimpan bisa diakses oleh pihak lain dengan mudah.

Tidak hanya di penyimpanan cloud saja, tetapi juga di Google Drive. Sebaiknya anda tidak mencadangkan pesan di Google Drive.

Kelemahan aplikasi Whatsapp terkait keamanannya bisa diatasi dengan cara lain. Anda perlu memperhatikan beberapa fitur di Whatsapp yang sekiranya bermanfaat.

Anda bisa menggunakan Two Step Verification. Fitur ini dapat digunakan untuk menjamin keamanan akun. Langkah selanjutnya adalah anda tidak boleh sembarangan membuka pesan.

Sekiranya mencurigakan, maka anda tidak perlu membukanya. Lalu pastikan anda memakai aplikasi resmi milik Whatsapp.

Setelah itu, anda juga perlu memperbarui versi Whatsapp. Cara ini mungkin terlihat sederhana, namun sangat berpengaruh.

Pastikan anda selalu mengupdate Whatsapp menjadi versi terbaru. Hal ini untuk melindungi akun dan ponsel dari hacker.

Beberapa cara diatas bisa anda gunakan untuk mengatasi kelemahan aplikasi Whatsapp. Hal tersebut juga akan mengurangi potensi peretasan dari hacker. (R10/HR-Online)

Loading...