Kepergok Curi Domba, Oknum Wartawan di Ciamis Nyaris Babak Belur Dihajar Massa

oknum wartawan di Ciamis
Oknum wartawan di Ciamis tertangkap warga sedang mencuri domba di Dusun Cihalang, Desa Purwasari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis. Foto: Edji/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Oknum wartawan di Ciamis berinisial AH, nyaris dihakimi warga. Pasalnya AH Berusaha mencuri domba ternak warga di Blok Mancagar Dusun Cihalang, Desa Purwasari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Sabtu (16/11/2019) malam.

Mumung (50), seorang PNS, kepada HR Online mengatakan, warga masyarakat di Dusun Cihalang, Desa Purwasari digegerkan dengan adanya oknum wartawan yang diketahui mencuri ternak domba milik warga.

“Tidak tahu secara pasti, domba milik siapa yang dicurinya, yang pasti milik warga Dusun Cihalang. Nah, sekitar jam 01.00 dini hari, warga digegerkan dengan ditemukannya oknum wartawan yang mencuri domba,” tutur Mumung.

Pelaku, kata Mumung, nyaris dihakimi warga. Beruntung saja amukan massa dapat diredam oleh aparat Pemerintah Desa setempat.

“Pelaku hanya diminta menunjukkan KTP, namun ketika disuruh membuka dompetnya, di dalamnya terdapat kartu Pers wartawan,” ucapnya.

ID card pers yang ditemukan di dompet pelaku ini, membuat warga menyimpulkan AH merupakan oknum wartawan.

“Selain KTP, sama SIM, itu ya ditemukan juga kartu persnya, ini jelas-jelas merusak citra para wartawan,” ungkapnya.

Mumung menambahkan, meski profesinya bukan wartawan, namun dia berharap pelaku diusut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Harusnya bisa diusut dan ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku, agar citra dan profesi wartawan tidak dikotori oleh oknum seperti itu,” katanya.

Mumung mengatakan, apabila masalah tersebut diproses melalui jalur hukum, tidak akan ada lagi oknum wartawan di Ciamis yang berbuat negatif dan mengotori profesinya sendiri.

“Mudah-mudahan saja pelaku bisa diproses hukum, sehingga ke depannya tidak ada wartawan yang menyalahgunakan tugas pokok dan fungsinya sesuai profesi wartawan,” pungkasnya. (Edji/R7/HR-Online)

Loading...