Khusus di Ciamis, Pelamar CPNS Satpol PP Harus Punya Sertifikat Bela Diri

Pelamar CPNS Satpol PP
Petugas Satpol PP Ciamis saat berlatih bela diri di halaman kantornya, beberapa waktu lalu. Foto: Dokumentasi HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Pemkab Ciamis Jawa Barat memasukan persyaratan khusus pada penerimaan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) tahun 2019 untuk pelamar CPNS Satpol PP atau yang akan ditempatkan di Dinas Satuan Polisi Pamong Praja. Persyaratan itu adalah si pelamar harus bisa bela diri dengan membuktikan sertifikat atau keterangan dari perguruan bela diri.

Selain bisa bela diri dengan bukti sertifikat, pelamar yang memiliki pengalaman di bidang pengamanan seperti Satpam atau berpengalaman di bidang Satpol PP pun bisa mendaftar pada formasi tersebut.

“Kalau tidak memiliki sertifikat bela diri, bisa juga orang yang memiliki pengalaman di bidang pengamanan. Tapi juga harus membuktikan keterangan dari instansi dia bekerja,” kata Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Pegawai Badan Kepegawaian Pelatihan dan SDM (BKPSDM) Kabupaten Ciamis, Ihsan Rasyad, di kantornya, Selasa (12/11/2019).

Syarat Tambahan Pelamar CPNS Satpol PP Usulan Ciamis

Ihsan mengatakan persyaratan itu memang awalnya dari usulan yang diajukan oleh Pemkab Ciamis ke pemerintah pusat. Kemudian pemerintah pusat menyetujui adanya persyaratan tambahan tersebut.

“Jadi, kalau sepertinya di daerah lain tidak ada persyaratan harus punya sertifikat bela diri untuk pelamar CPNS Satpol PP, karena memang aturan dari pusatnya tidak ada. Itu usulan dari kami untuk diterapkan di Ciamis,” katanya.

Selain bisa bela diri atau memiliki pengalaman di bidang pengamanan, lanjut Ihsan, ada lagi syarat khusus lainnya, yaitu si pelamar harus memiliki tinggi badan 165 centimeter untuk laki-laki dan 160 centimeter untuk perempuan. “Harus ada juga surat keterangan sehat dari dokter dengan menyertakan berat dan tinggi badan,” terangnya.

Menurut Ihsan, untuk pelamar CPNS Satpol PP terdapat 15 formasi yang akan diperebutkan. Sementara untuk seluruhnya terdapat 277 Formasi.

Dari 277 formasi tersebut diantarana 51 tenaga kesehatan, 156 tenaga pendidikan dan 70 tenaga teknis. Selain itu ada formasi khusus untuk disabilitas sebanyak 5 orang serta formasi cumlaude sebanyak 3 orang. “ Pada formasi khusus disabilitas juga hanya untuk disabilitas tuna daksa,” katanya.

Tempat Testing CPNS Kembali Digelar di Tasikmalaya

Sementara itu, untuk mengetahui pengumuman dan persyaratan CPNS, calon pelamar bisa mengecek di laman website bkpsdm.ciamiskab.go.id. Sedangkan untuk pendaftaran dilakukan secara online melalui website sscasn.bkn.go.id. Masa pendaftaran dimulai dari 11 November dan berakhir pada 24 November 2019.

Menurut Ihsan, setelah masa pendaftaran selesai, kemudian akan dilanjutkan pada tahapan seleksi administrasi. Sementara untuk pengumuman seleksi administrasi dijadwalkan pada bulan Desember.

“Sedangkan untuk pelaksanaan testing CPNS-nya dijadwalkan pada bulan Februari 2020. Tempat pelaksanaannya kemungkinan akan digelar di Tasikmalaya seperti tahun kemarin. Karena Ciamis belum memenuhi syarat untuk menggelar testing secara mandiri,” ujarnya.

Ihsan juga mengatakan apabila calon pelamar kesulitan mengakses website pendaftaran diharap untuk bersabar dan terus mencoba. Karena website tersebut kini sedang banyak diakses oleh jutaan calon pelamar dari seluruh Indonesia.

“Jadi harus terus dicoba sampai bisa mengakses dan berhasil melakukan pendaftaran. Gunakan rentang waktu masa pendaftaran ini sebaik mungkin,”  pungkasnya. (Fahmi2/R2/HR-Online)

Loading...