Manfaat Brotowali untuk Kesehatan Tak Sepahit Rasanya

manfaat brotowali untuk kesehatan
Daun brotowali. Foto: Ist/Net

Dibalik rasanya yang pahit, manfaat brotowali untuk kesehatan ternyata sangat menakjubkan. Jamu brotowali merupakan minuman tradisional yang sangat disukai orang yang mengerti benar faedahnya.

Brotowali (Tinospora cordifolia) populer juga dengan sebutan bratawali, akar ali-ali, putrawali, antawali, andawali, atau daun gadel. Tanaman herbal ini sangat populer sebagai obat tradisional Indonesia terutama sebagai minuman jamu.

Jenis tanaman yang masih satu keluarga Menispermiaceae ini banyak terdapat di Asia Tenggara dan India. Pemanfaatan herbal ini telah dilakukan sejak lama sebagai obat tradisional atau jamu yang rasanya sangat pahit.

Brotowali diketahui sangat kaya dengan kandungan senyawa fitokimia yang sangat berguna untuk kesehatan tubuh. Diantaranya ada flavonoid, alkaloid, flavon glikosida, firoditerpen, triterpen, sterol, diterpen, lakton, diterpen glikosida, lignan, dan nukleosida.

Manfaat Brotowali untuk Kesehatan

Dengan beragam kandungannya, khasiat herbal ini sangat baik untuk tubuh. Berikut ini dahsyatnya manfaat brotowali untuk kesehatan yang sebaiknya anda tahu.

  • Meningkatkan Kesehatan Jantung

Fitokimia dan antioksidan dalam brotowali ampuh menurunkan kadar trigliserida, kolesterol total, dan lipoprotein densitas rendah. Ini berguna mencegah aterosklerosis dan penyumbatan pembuluh darah sehingga baik untuk menangkal serangan jantung dan stroke.

  • Meredakan Rematik

Manfaat brotowali untuk kesehatan yang banyak diketahui adalah untuk mengatasi dan meredakan rematik. Gangguan peradangan kronis pada sendi yang banyak menyerang orang lanjut usia ini biasanya reda dengan jamu ini.

  • Mengatasi Hipertensi

Kandungan brotowali juga diketahui ampuh dalam menurunkan tekanan darah atau hipertensi. Banyak orang kita yang sering minum jamu brotowali untuk menurunkan hipertensi yang baik.

  • Mengatasi Diabetes

Penelitian menemukan manfaat brotowali untuk kesehatan dari kandungan fitokomia yang mampu merangsang produksi insulin dalam pankreas dan menyerap glukosa oleh otot. Karena itu brotowali efektif mengontrol dan mencegah gula darah pada diabetes.

  • Mengobati Luka dan Sakit Kulit

Selain dibuat jamu, brotowali juga bisa ditumbuk untuk menyembuhkan berbagai penyakit kulit, seperti kudis atau luka. Fitokimianya yang bersifat antioksidan dan antiradikal ampuh mencegah infeksi karena jamur dan bakteri.

  • Melawan alergi

Dilansir dari WebMD, ekstrak spesies Tinospora cordifolia menunjukkan khasiat yang signifikan dalam mengurangi bersin dan hidung yang gatal akibat alergi. Selain itu, brotowali juga membantu mengurangi gejala hidung tersumbat dan gatal-gatal akibat alergi.

  • Meredakan Demam

Manfaat brotowali untuk kesehatan lainnya adalah dalam menurunkan demam. Brotowali dipercaya bersifat antipiretik dan analgesik atau pereda nyeri yang ampuh untuk meredakan demam tinggi.

  • Meningkatkan Nafsu Makan

Meski pahit namun brotowali berkhasiat dalam meningkatkan nafsu makan. Tak sedikit orang tua kita dulu yang sering menggunakan rebusan brotowali untuk mencekoki anak yang sulit makan agar meningkat nafsu makannya.

Aturan Minum dan Efek Samping Brotowali

Meskipun banyak manfaat brotowali untuk kesehatan namun mengonsumsi herbal ini harus memperhatikan aturannya dan tidak boleh berlebihan. Minum berlebihan bisa menyebabkan efek samping brotowali yang merugikan tubuh.

Tubuh kita bisa menoleransi asupan senyawa berberin dalam brotowali dengan dosis tidak melebihi 0,5 gram. Karena sangat penting memperhatikan aturan minum brotowali agar tidak berdamak buruk.

Dampak ini biasanya karena konsumsinya yang berlebihan. Efek samping brotowali yang pernah dilaporkan diantaranya nafsu makan menurun, sesak napas, mual, gelisah, mimisan, hingga muntah.

Jika konsumsi herbal ini dilakukan dalam jumlah banyak dan berlangsung lama bisa menimbulkan kondisi yang lebih serius. Seperti hipotensi, kerusakan jantung, hingga terjadinya autoimun.

Ibu hamil maupun yang sedang menyusui juga disarankan untuk tidak minum jamu brotowali karena dikhawatirkan berpengaruh pada janin. Anak-anak juga tidak dianjurkan minum jamu ini.

Itulah berbagai manfaat brotowali untuk kesehatan dibalik rasanya yang sangat pahit. Meskipun begitu sebaiknya jangan berlebihan minum jamu atau herbal ini agar khasiatnya optimal. (R9/HR-Online)