Oknum Wartawan Ciamis yang Mencuri Domba Ternyata Orang Jatinagara

oknum wartawan di Ciamis
Oknum wartawan di Ciamis tertangkap warga sedang mencuri domba di Dusun Cihalang, Desa Purwasari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis. Foto: Edji/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Oknum wartawan Ciamis yang kepergok mencuri domba diketahui merupakan warga yang tinggal di Desa Sukanagara, Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Hanya saja KTP-nya masih KTP Kota Banjar.

Gunawan, Kepala Desa Purwasari, Kecamatan Kawali, membenarkan adanya oknum wartawan yang mencuri domba. Hanya saja, Gunawan mengatakan lokasi pencurian domba bukan di Desa Purwasari.

“Kalau ada yang menyebut di Desa Purwasari itu tidak benar. TKP-nya itu berada di wilayah Desa Sukanagara, Kecamatan Jatinagara,” kata Gunawan saat dikonfirmasi HR Online, Minggu (17/11/2019).

Gunawan menyebut, antara Dusun Cihalang Desa Purwasari dengan Desa Sukanagara memang berdekatan.

“Memang antara Dusun Cihalang dengan Desa Sukanagara itu adalah wilayah perbatasan, namun lokasi pencuriannya itu di Desa Sukanagara, bahkan oknum wartawan tersebut juga merupakan warga Sukanagara,” ungkap Gunawan.

Berita sebelumnya, oknum Wartawan Ciamis berinisial AH, nyaris dihakimi warga. Pasalnya AH Berusaha mencuri domba ternak warga, Sabtu (16/11/2019) malam.

Mumung (50), seorang PNS, kepada HR Online mengatakan, warga digegerkan dengan adanya oknum wartawan yang diketahui mencuri ternak domba milik warga.

“Tidak tahu secara pasti, domba milik siapa yang dicurinya. Namun, sekitar jam 01.00 dini hari, warga digegerkan dengan ditemukannya oknum wartawan yang mencuri domba,” tutur Mumung.

Berita Terkait: Kepergok Curi Domba, Oknum Wartawan di Ciamis Nyaris Babak Belur Dihajar Massa

Pelaku, kata Mumung, nyaris dihakimi warga. Beruntung saja amukan massa dapat diredam oleh aparat Pemerintah Desa setempat.

“Pelaku hanya diminta menunjukkan KTP, namun ketika disuruh membuka dompetnya, di dalamnya terdapat kartu Pers wartawan,” ucapnya.

ID card pers yang ditemukan di dompet pelaku ini, membuat warga menyimpulkan AH merupakan oknum wartawan.

“Selain KTP, sama SIM, itu ya ditemukan juga kartu persnya, ini jelas-jelas merusak citra para wartawan,” ungkapnya.

Mumung menambahkan, meski profesinya bukan wartawan, namun dia berharap pelaku diusut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Harusnya bisa diusut dan ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku, agar citra dan profesi wartawan tidak dikotori oleh oknum seperti itu,” katanya. (Edji/R7/HR-Online)

Loading...