Mau Over Kredit Rumah? Kenali Jenis, Kelebihan dan Kekurangannya

Over Kredit Rumah
Ilustrasi. Foto: Istimewa/Net

Over kredit rumah saat ini dipandang sebagai salah satu solusi menghadapi naiknya bunga KPR. Over kredit juga percaya bisa digunakan untuk menurunkan bunga KPR.

Namun banyak hal yang harus Anda pertimbangkan jika ingin melakukan over kredit ini termasuk untung dan juga ruginya.

Over kredit sendiri adalah pemindahan pinjaman rumah yang sudah berjalan di sebuah bank ke bank lain atau  bisa juga mengalihkan kredit dari debitur lama ke debitur baru.

Tips Over Kredit Rumah yang Aman

Sebenarnya over kredit rumah ini tidak hanya berlaku untuk perumahan, namun juga berlaku untuk semua jenis properti dan yang saat ini paling banyak dilakukan adalah over kredit mobil.  Agar menguntungkan Anda harus tahu tipsnya terlebih dahulu.

Untuk tips over kredit ini harus memperhatikan kondisi fisik rumah. Cermati dengan detail bagian luar dan juga bagian dalam rumah, periksa kondisi dinding, lantai saluran air, kayu jendela dan pintu, langit-langit, serta bukaan, dan sirkulasi udara.

Selain itu perhatikan segi lokasi dan posisi rumah. Bisa saja debitur lama ingin melakukan over kredit karena lokasi kurang bagus, rawan banjir, dan lain sebagainya.

Tips over kredit rumah selanjutnya yang tidak boleh untuk Anda lupakan adalah periksa dokumen. Cek terlebih dahulu dokumen yang dimiliki oleh pemilik sebelumnya dan teliti keabsahan dari dokumen itu.

Jjika Anda menemukan permasalahan sengketa dan juga masalah di dokumen sebaiknya Anda meninggalkan rumah tersebut.

Terakhir yang harus Anda lakukan adalah buat surat pengikatan dimana surat ini digunakan sebagai penjamin keamanan transaksi.

Anda hanya perlu membuat akta pengikatan jual beli atas pengalihan hak bangunan dan tanah dari pihak penjual, memiliki surat kuasa untuk melunasi sisa angsuran, dan juga kuasa untuk pengambilan sertifikat.

Anda juga perlu mengurus dokumen di bank sebagai tanda bank mengetahui over kredit rumah ini.

Kelebihan dan Kekurangan Over Kredit Rumah dari Bank Langsung

Over kredit bank langsung artinya secara resmi melakukan alih debitur. Dimana hal ini memiliki kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan yang pertama adalah sertifikat rumah bisa langsung dibalik nama sesuai dengan nama pembeli atau debitur baru meski nanti tetap dijadikan jaminan di bank dan baru bisa diambil jika kredit sudah lunas.

Kelebihan selanjutnya adalah pembeli atau debitur baru bisa mengangsur cicilan langsung ke bank atas nama sendiri.

Meski memiliki beberapa kelebihan namun proses over kredit rumah ini memiliki beberapa kelemahan.

Kelemahan yang pertama adalah proses pengajuan ke debitur biasanya lebih rumit, memakan waktu yang lebih lama karena harus dianalisis oleh analis kredit dari pihak bank, selain itu kemungkinan debitur baru pengganti bisa ditolak oleh bank.

Over Kredit Rumah Paling Aman Hanya Melalui Bank

Jika Anda berniat untuk melakukan over kredit rumah maka lakukanlah dengan aman. Cara paling aman adalah melalui bank yang disertai dengan pemberitahuan dari pihak bank secara lisan maupun tulisan berupa akta yang sudah ditandatangani oleh pihak bank.

Jika tidak ada pelaporan maka pihak bank akan tetap menganggap si penjual adalah debiturnya padahal yang melunasi cicilan adalah pihak pembeli.

Ketika pembeli akan melunasi cicilan dan ingin mengambil sertifikat yang asli disertai dengan surat kuasa, bank tidak akan memberikannya.

Jenis-Jenis

Over kredit rumah ini dibedakan menjadi dua jenis seperti berikut ini:

Satu bank ke bank lain

Hampir semua KPR akan memberikan suku bunga flat pada beberapa tahun pertama, kemudian suku bunga akan naik mengikuti pasar. Kecuali untuk rumah dengan KPR subsidi.

Saat suku bunga bank lain tinggi maka over kredit ini adalah cara terbaik untuk bisa mendapatkan suku bunga kecil. Anda akan menjadi nasabah baru dan akan mendapatkan suku bunga tetap atau fixed rate di bank lain tersebut.

Debitur lama ke baru

Over kredit rumah ini yang paling banyak dilakukan. Alasannya sering disebabkan karena ketidakmampuan membayar dari debitur lama.

Namun bisa jadi lantaran kondisi lain seperti menemukan  rumah yang lebih baik, pindah ke luar kota, butuh dana mendesak, dan lain sebagainya.

Jika masih di bank yang sama maka tidak perlu melakukan pengecekan ulang dan jaminan akanĀ  pasti lolos.

Jika harus melakukan over kredit di bank baru debitur akan mengalami evaluasi yang cukup panjang dan memakan waktu untuk pengecekan dokumen dan melakukan evaluasi terhadap jaminan dan juga penilaian ulang atas jaminan tersebut.

Demikianlah beberapa informasi penting dan menarik tentang over kredit rumah, semoga informasi ini bermanfaat. (R11/HR-Online)

Loading...