Penyakit Kulit Karena Jamur yang Sering Bikin Stres dan Minder

penyakit kulit karena jamur
Serangan jamur bisa menyebabkan berbagai penyakit kulit. Foto: Ist/Net

Saat tubuh terkena penyakit kulit karena jamur kita tentu sering dibuat jengkel, malu, dan juga stres. Jamur merupakan penyebab penyakit kulit paling banyak terjadi sekaligus yang paling bikin malu.

Meskipun bukan penyakit yang berbahaya, namun gangguan jamur pada kulit bisa membuat tubuh menjadi tidak nyaman hingga timbulnya rasa gatal yang mengganggu. Seperti panu, kadas, dan kurap yang sering mengganggu penampilan.

Kulit tubuh tersusun dari dua lapisan, yaitu lapisan epidermis atau kulit ari dan lapisan dermis atau kulit jangat. Kedua lapisan ini mempunyai fungsi yang sangat penting dalam melindungi tubuh.

Penyakit kulit karena jamur umumnya terjadi saat tubuh dalam kondisi kotor. Seperti sehabis olahraga atau bekerja keras sehingga tubuh mengeluarkan banyak keringat. Keringat yang tak segera dibersihkan inilah yang memicu penyakit kulit.

Kulit ari atau epidermis berada pada lapisan atau bagian luar dari kulit. Lapisan ini juga tersusun dari beberapa lapisan. Yaitu lapis tanduk pada bagian atas dan lapis benih yang dibawahnya.

Selain berfungsi untuk membuat sel-sel epitel baru, kulit ari berfungsi untuk melindungi organ tubuh terhadap benturan. Epidermis juga mengandung pigmen melanin yang ikut melindungi organ tubuh bagian dalam.

Pigmen inilah yang membuat dan mempengaruhi warna kulit. Pigmen ini juga berfungsi melindunginya tubuh terhadap pengaruh buruk lingkungan, khususnya paparan sinar ultraviolet matahari maupun bahan-bahan berbahaya lainnya yang bisa menimbulkan penyakit kulit karena jamur.

Sedangkan bagian dermis atau kulit jangat adalah jaringan ikat yang tersusun dari pembuluh darah dan saraf yang jumlahnya banyak. Pada lapisan ini terkandung kelenjar keringat yang juga memiliki peran sangat penting untuk tubuh.

Kelenjar keringat berfungsi sebagai alat ekskresi untuk membuang zat sampah dalam bentuk keringat dari dalam tubuh. Total jumlah keringat yang dibuang tubuh setiap hari bisa mencapai 2 liter, tergantung aktivitas maupun kesehatannya.

Penanganan dan Perawatan Penyakit Kulit karena Jamur

Serangan yang menyebabkan penyakit kulit karena jamur terjadi saat tubuh sedang kotor. Proses ekskresi dengan dihasilkannnya keringat oleh tubuh melalui kulit akan merangsang jamur yang terdapat di udara untuk melakukan serangan.

Keringat mengandung sejumlah unsur, seperti garam, air, dan zat sisa buangan tubuh. Jamur sebagai faktor penyebab akan menempel pada kulit yang berkeringat yang tidak segera dibersihkan dengan baik.

Baca Juga: Manfaat VCO untuk Kesehatan Mulai Anti Jamur Sampai Kulit Jadi Halus

Risiko terhadap serangan penyakit kulit karena jamur akan lebih besar dialami orang dengan jenis kulit berminyak. Apalagi jika saat berkeringat yang tidak segera dibersihkan atau dikeringkan, akan semakin mudah terserang penyakit kulit.

Akibat yang ditimbulkan dari serangan jamur kulit yang paling umum terjadi adalah bau badan yang tidak sedap, timbulnya rasa gatal, hingga berubahnya warna kulit pada bagian yang diserang.

Pada dasarnya, keringat segar yang keluar dari tubuh tidaklah berbau. Bau tak sedap justru muncul karena bakteri jamur yang menempel dan mengurai zat keringat sehingga menjadi berbau.

Jamur sebagai penyebab penyakit kulit sangat menyukai daerah tubuh yang lembab. Karena itulah serangan jamur paling sering terjadi pada sekitar lipatan tubuh, seperti di selangkangan, ketiak, ataupun sekitar payudara.

Dengan mengenali penyebab penyakit kulit karena jamur, maka cara penanganan maupun pencegahan terbaik adalah dengan menjaga keberseihan tubuh. Termasuk dengan cepat membersihkan kulit yang berkeringat.

Perawatan lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan mandi menggunakan sabun antiseptik atau antibakteri. Hal ini sebaiknya dilakukan setelah anda berolahraga atau melakukan aktivitas fisik yang menguras keringat.

Selain itu anda juga bisa memanfaatkan deodoran yang dibuat dari bahan campuran wangi-wangian dengan zat antikuman. Selain untuk mengusir bakteri dan jamur kulit, deodoran juga berguna untuk menghalau bau badan tak sedap.

Serangan jamur bisa terjadi kapan saja dan dari mana saja. Perawatan kulit yang baik dan rutin sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit dan mencegah penyakit kulit karena jamur. (R9/HR-Online)

Loading...