Penyebab Kanker Kulit dan Pencegahannya

Penyebab Kanker Kulit
Ilustrasi kanker kulit. Foto: Istimewa

Mengenali penyebab kanker kulit melanoma merupakan langkah bijak agar bisa secepatnya melakukan pengobatan yang tepat untuk mengatasinya.

Penyakit kanker kulit termasuk yang sering terjadi dan dialami masyarakat modern. Kanker kulit terjadi akibat pertumbuhan sel-sel yang tidak normal pada jaringan kulit.

Abnormalitas perkembangan sel kulit ini juga bisa menyebabkan terjadinya mutasi. Kondisi ini pula yang akan mengakibatkan kerusakan genetis atau salah satu diantara yang menjadi penyebab kanker kulit.

Saat ini jumlah penderita kanker kulit makin bertambah saja. Bahkan di Amerika Serikat, berdasarkan penelitian yang ada, satu dari lima orang terdiagnosa mengalami penyakit kanker kulit melanoma ini.

Namun dibandingkan jenis kanker lainnya, penyakit ini relatif lebih mudah cara menanganinya maupun pengobatannya. Yang penting, penyakit ini harus dikenali sejak dini sebelum menyebar luas ke seluruh tubuh.

Penyebab Kanker Kulit yang Paling Sering Terjadi

Ada sejumlah faktor umumnya diketahui sebagai penyebab kanker kulit. Radikal bebas dan banyaknya oksidan maupun polutan dari buruknya udara lingkungan yang terhirup dan masuk dalam aliran darah merupakan penyebab utamanya.

Begitu pula dengan paparan radiasi sinar ultraviolet (UV) yang mengenai kulit juga bisa menyebabkan kanker kulit melanoma. Termasuk radiasi sinar radio aktif yang berlangsung lama atau terus menerus dapat memicu tumbuhnya sel kanker.

Karena itulah disarankan untuk melindungi kulit dengan krim anti sinar matahari saat akan pergi keluar rumah. Saran inilah yang kemudian memicu banyaknya produk handbody ataupun krim lotion yang dibuat dari bahan kimia.

Padahal, penggunaan yang tidak atau kurang hati-hati terhadap krim anti sinar matahari yang berbahan kimia juga dikhawatirkan bisa memicu dan menjadi penyebab kanker kulit melanoma. Memang kondisi itu seperti pepatah maju kena mundur pun kena.

Dalam sejumlah kasus, penyakit ini juga bisa dipicu karena tahi lalat atau benjolan pada permukaan kulit yang warnanya gelap. Kutil juga termasuk salah satu jenis kanker kulit meski tidak ganas.

Kenali Penyebab Kanker Kulit dari Benjolan

Ada tiga jenis benjolan yang dikenal medis, yaitu tumor prakanker, tumor jinak, serta tumor ganas. Jika bentuk tahi lalat, kutil atau benjolan makin membesar atau mengalami perubahan sebaiknya diwaspadai.

Begitu juga jika warnanya mulai berubah yang disertai timbulnya rasa gatal, maka segera periksakan ke dokter untuk memastikannya. Penanganan dan pengobatan yang segera akan memudahkan mengatasi penyakit ini.

Penyebab kanker kulit lainnya yang juga sering ditemukan adalah penggunaan mesin tanning beds atau pewarna tubuh, terpapar sinar X terlalu lama, terkena cipratan bahan kimia, hingga luka bakar.

Kemajuan teknologi dan banyaknya produk yang menggunakan bahan kimia juga ditengarai sebagai pemicu penyakit mematikan ini. Penggunaan zat-zat kimia yang semakin tak terkendali juga menyebabkan kerusakan kulit dan kanker kulit.

Pengobatan dan Cara Mencegah Kanker Kulit

Penyakit kanker kulit karsinoma sebenarnya cukup mudah dikenali. Hal ini karena kanker ini menyerang kulit epidermis yang ada dibagian terluar lapisan kulit. Meskipun begitu banyak kasus kanker ganas yang terlambat ditangani.

Pertumbuhan sel kanker pada kulit sebenarnya berlangsung dalam waktu yang lama, malah bisa puluhan tahun. Gejalanya yang gampang dikenali akan memudahkan untuk mengatasinya maupun memberikan pengobatan.

Setelah mengetahui penyebab kanker kulit beserta tanda yang ditimbulkannya, pengobatan kanker bisa lebih efektif. Namun pencegahan tentu lebih baik daripada mengobati. Berikut ini tips mudah cara mencegah kanker kulit.

Hindari atau lindungi kulit dari paparan sinar matahari, khususnya dalam waktu lama. Jika ingin keluar rumah, sebaiknya kenakan baju lengan panjang atau gunakan sunscreen, sunblock atau handbody untuk melindungi kulit.

Langkah bijak yang harus dilakukan diantaranya hindari penyebab kanker kulit yang diantaranya kurangi penggunaan krim, lotion, atau produk kosmetik pemutih kulit yang umumnya mengandung bahan kimia.

Sebaliknya, orang berkulit putih, khususnya orang Barat, lebih berisiko terkena kanker kulit ketimbang orang berkulit berwarna.

Sering-sering mengkonsumsi buah dan sayuran khususnya yang mengandung zat antioksidan. Buah labu, wortel, anggur, tomat dan kacang hijau sangat baik dikonsumsi rutin untuk melindungi kulit.

Demikianlah informasi tentang penyebab kanker kulit melanoma beserta pengobatan dan cara mencegahnya yang semoga bermanfaat. (R9/HR-Online)

Loading...