Penyebab Tubuh Jadi Gemuk Padahal Makan Sedikit

Penyebab tubuh jadi gemuk padahal makan selalu sedikit.
Penyebab tubuh jadi gemuk padahal makan selalu sedikit. Foto : Ilustrasi.

Penyebab tubuh jadi gemuk padahal makan selalu sedikit, dan hal itu dialami oleh sebagian orang. Mereka biasa makan banyak tapi tubuhnya tetap ideal, dengan demikian penyebab tubuh jadi gemuk tak selalu dipicu oleh faktor makan berlebihan.

Sementara, ada sebagian orang yang justru berupaya mengurangi porsi makan untuk bisa mendapatkan berat badan yang ideal. Tapi tetap saja tubuhnya gemuk, meskipun makannya selalu sedikit.

Dirangkum dari berbagai sumber, pakar kesehatan menyebutkan bahwa, ada beberapa alasan penyebab tubuh jadi gemuk, meskipun kita sudah mengurangi konsumsi makanan.  

Penyebab Tubuh Gemuk

Melewatkan Sarapan

Menurut penelitian, bagi mereka yang sering melewatkan waktu sarapan bakal mengalami kegemukan atau kelebihan berat badan, dibandingkan dengan mereka yang selalu sarapan pagi.

Jika kamu lebih sering melewatkan sarapan pagi, maka hal itu akan menyebabkan kamu makan lebih banyak dari yang kamu rencanakan sebelumnya.

Ini bisa menjadi penyebab tubuh gemuk. Karena untuk menjaga berat badan tetap ideal, kamu harus tahu kapan waktu yang tepat mengonsumsi makanan tertentu, itu sangat penting.

Kurang Tepat Memilih Makanan

Penyebab tubuh jadi gemuk juga bisa dari cara kita memilih makanan yang kurang tepat, meskipun kita memakannya hanya sedikit. Misalnya, makan sepotong kue yang sebetulnya kue tersebut banyak mengandung gula dan kalori.

Tentu saja hal itu akan membuat tubuh menjadi lebih mudah gemuk. Bukan dari banyak atau sedikitnya makanan yang kita konsumsi, tapi harus diperhatikan seberapa banyak kandungan gula dan kalori yang dikonsumsi kalau benar-benar menginginkan berat badan yang ideal.

Kurang Tidur

Tak sedikit orang mengesampingkan pentingnya tidur yang berkualitas dengan waktu yang cukup. Padahal, kurang tidur justru menjadi salah satu penyebab tubuh jadi gemuk.

Karena, kurang tidur dapat memicu turunnya fungsi hormon ghrelin dan leptin, yakni hormon yang mengendalikan nafsu makan dalam tubuh sehingga akan lebih gampang lapar. Selain itu, metabolisme tubuh juga menurun sehingga berat badan lebih mudah naiknya.

Jaga Metabolisme Tubuh

Butuh sekitar 1 jam olahraga sehari untuk menjaga metabolisme tubuh. Cobalah melakukan olahraga dengan berjalan 10.000 langkah dalam sehari. Untuk melacak perkembangannya melalui smartphone, kamu bisa gunakan aplikasi pedometer.

Jika upaya yang kamu lakukan itu tidak mencapai target, coba pertimbangkan untuk mengakhirinya dengan hanya berjalan-jalan saja di sekitar rumahmu.

Agar metabolisme tubuh semakin meningkat, coba pertimbangkan lagi untuk melakukan aktivitas sambil berdiri saat bekerja. Misalnya dengan cara bergantian antara berdiri dan duduk setiap 1 jam atau lebih ketika di tempat kerja.    

Periksa Obat yang Dikonsumsi

Pengaruh obat-obatan jenis tertentu juga bisa menjadi penyebab tubuh jadi gemuk. Jika kamu sedang dalam amsa pengobatan, bicarakan dengan dokter mengenai obat yang kamu konsumsi ternyata membuat kamu sulit menjaga berat badan secara sehat.

Kalaupun tidak memungkinkan untuk mengubah atau menguranginya, kamu harus lebih memperketatnya dengan melakukan diet berolahraga guna membantu menetralisir efeknya terhadap berat badan kamu.

Ada beberapa obat yang bisa berkontribusi sebagai penambah berat badan yaitu steroid, seperti korteks, prednison, hidrokortison, dan kenangog baik dalam bentuk injeksi, oral, topikal, atau inhalasi.

Selain itu, obat untuk diabetes seperti halnya insulin serta sejumlah obat yang digunakan untuk mengobati migrain, depresi, penyakit darah tinggi, dan kejang.

Stres

Stres juga ternyata bisa menjadi penyebab tubuh jadi gemuk. Karena, ketika kamu sedang stres maka hormon kortisol dalam tubuh akan meningkat. Hormon tersebut dapat memicu terjadinya penumpukkan lemak di bagian perut secara cepat, walaupun sebetulnya kamu cuma makan sedikit. 

Terkena Hipotiroidisme

Penyebab tubuh jadi gemuk padahal makan selalu sedikit, bisa jadi itu karena kamu terkena penyakit hipotiroidisme, yaitu kondisi kelenjar tiroid yang kurang aktif. Akibatnya kelenjar tiroid tak mampu memproduksi hormon yang cukup. (Eva/R3/HR-Online)

Loading...