Pilkades Serentak di Pangandaran, Bakal Cakades di 3 Desa Harus Ikuti Psikotes

Pilkades serentak di Kabupaten Pangandaran, bakal calon kepala desa (cakades) di tiga desa harus mengikuti psikotes.
Pilkades serentak di Kabupaten Pangandaran, bakal calon kepala desa (cakades) di tiga desa harus mengikuti psikotes. Photo : Ilustrasi/

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Sebanyak 68 desa di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, akan melaksanakan Pilkades (Pemilihan Kepala Desa) serentak tahun 2019 pada tanggal 30 November nanti.

Dari 68 desa pelaksana Pilkades serentak, bakal calon kepala desa (cakades) di tiga desa harus mengikuti psikotes karena jumlah pendaftarnya lebih dari lima orang.

Hal itu dikatakan Kasie. Penataan Desa Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pangandaran, Udit, kepada HR Online, Selasa (05/11/2019).

“Karena aturannya calon tak boleh lebih dari lima orang, makanya harus dilakukan psikotes untuk mencari lima bakal calon terbaik,” terangnya.

Lanjut Udit, psikotes itu sendiri akan dilaksanakan di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung pada tanggal 13 November 2019 mendatang. Untuk biaya sepenuhnya ditanggung oleh nakal calon kades.

“Biaya psikotes itu sebesar 1,8 juta rupiah dan maminnya 200 ribu rupiah, jadi total yang harus ditanggung bakal calon kades sebesar 2 juta rupiah,” jelasnya lagi.

Udit juga menyebutkan, tiga desa yang akan melaksanakan psikotes bagi bakal calon kadesnya meliputi Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Desa Bangunjaya, Kecamatan Langkaplancar, dan Desa Maruyungsari, Kecamatan Padaherang.

Sedangkan, untuk penetapan calon kades akan dilaksanakan pada tanggal 18 November, dan untuk pelaksanaan kampanye dimulai dari tanggal 22 sampai 24 November 2019.

“Panitia Pilkades serentak hanya memberikan waktu kampanye selama 3 hari, terhitung mulai tangal 22 sampai 24 November 2019, dan mulai tanggal 25 sampai 29 November merupakan hari tenang,” kata Udit.

Pada saat kampanye Pilkades, pihak panitia tidak memperbolehkan calon kades mengerahkan massa, cukup pertemuan biasa saja untuk menyampaikan dan memaparkan visi misinya. (Cenk/R3/HR-Online)

Loading...