Rem Motor Berbunyi, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Rem Motor Berbunyi
Rem motor bagian belakang dan depan. Foto : net/ist

Rem motor berbunyi sering dialami sebagian besar pemilik kendaraan sepeda motor. Biasanya bunyi yang bersumber pada rem motor ini terjadi ketika melakukan pengereman.

Seperti kita ketahui bahwa rem merupakan salahsatu spare part yang sangat penting, bukan hanya di motor melainkan mobil atau kendaraan lainnya.

Akan tetapi masalahnya adalah, pemilik kendaraan sering acuh atau jarang sekali mengecek kondisi rem motor. Terkecuali jika sudah dirasakan tidak enak, atau dicek oleh orang bengkel.

Sementara bunyi pada rem yang sering mengeluarkan bunyi atau berdecit sampai membuat telinga sakit itu, penyebabnya bisa beragam. Seringnya berbunyi atau berdecit ketika musim hujan. Bunyi tersebut bukan hanya mengganggu si pengendara, melainkan juga orang lain.

Untuk orang awam rem motor yang bunyi tersebut dianggap tidak akan masalah, sehingga dibiarkan begitu saja. Padahal, bisa saja bunyi tersebut dapat membahayakan pengendara.

Penasaran penyebab timbulnya suara atau bunyi decitan pada rem sepeda motor baik matic atau manual, berikut ini ulasannya, yang HR Online rangkum dari bebagai sumber.

Penyebab Rem Motor Berbunyi

1. Kampas rem tidak bersih

Kebanyakan rem yang mengeluarkan bunyi bisa disebebkan karena kondisi yang tidak bersih, baik itu oleh debu atau kotoran lainnya yang masuk ke dalam kampas rem.

Kotoran tersebut nempel di bagian cakram atau drum brake (tromol rem) untuk di brem belakang. Dan jika dibiarkan dalam jangka waktu yang lama, maka akan mengering dan menjadikan kerak.

Dengan adanya kotoran yang mengendap terlalu lama karena tidak dibersihkan, itulah yang menyebabkan rem motor akan mengeluarkan bunyi tidak mengenakan dan menyakitkan telinga.

Untuk mengatasinya, jika malas membongkar bagian rem bisa pergi ke bengkel. Namun apabila akan dikerjakan sendiri, yang pertama membuka bagian rem baik di depan atau belakang.

Kemudian bersihkan bagian tromol rem dengan menggunakan pompa atau kompresor. Sedangkan untuk kampasnya gosok dengan menggunakan amplas.

Cara menggosoknya secara perlahan-lahan, dan jangan lama-lama karena bisa menyebabkan kampas rem motor menjadi semakit tipis.

2. Kampas rem tipis

Untuk penyebab selanjutnya bisa jadi kondisi kampas rem yang sudah tipis. Tipisnya kampas disebabkan karena jangka waktu pemakaian. Selain mengeluarkan bunyi seperti tikus tergencet, kampas rem yang tipis juga bisa menyebabkan tidak pakem atau kurang menggigit.

Suara rem motor yang berdecit itu timbul karena adanya gesekan antara disc brake atau piringan dengan logam kampas.

Dengan tipisnya kampas rem tersebut jangan sampai ditunda untuk menggantinya. Paslanya, rem merupakan komponen yang terpenting pada kendaraan bermotor, sekaligus sebagai penunjang keselamatan pengendara.

jadi solusinya membeli kampas rem motor dengan yang baru. Semakin lama tidak mengganti kampas rem, maka peluang kecelakaan bisa semakin besar.

Penyebab Lainnya

3. Cakram rem bermasalah

Suara yang keluar dari rem di bagian depan, bisa saja karena disebabkan oleh kondisi cakram yang bermasalah. Seperti piringan cakram yang tidak rata, karena kampas yang sudah habis, atau pemakaian yang jangka waktunya lumayan lama.

Sehingga dengan tidak ratanya piringan cakram tersebut, itulah yang menyebabkan timbulnya suara berdenyit pada rem motor. Solusinya adalah mengganti piringan tersebut dengan yang baru.

4. Kampas rem selip

Kampas rem yang selip pada sepeda motor, bisa disebabkan karena pemiliki kendaraan sering atau secara terus menerus menekan tuas rem. Sehingga kampas kopling tersebut jadi keras, dan akibatnya rem menjadi tidak pakem serta mengeluarkan bunyi.

Solusi untuk kendala rem motor yang seperti ini adalah dengan mengganti kampas dengan yang baru.

5. Terkontaminasi

Memasuki musim hujan sekarang ini jangan aneh jika rem pada sepeda motor akan berbunyi. Itu disebabkan karena air dari hujan ini memang bisa membersihkan kotoran atau debu yang ada di kampas rem, namun masalahnya malah membuat keset, akibatnya ketika mengerem timbul suara.

Memang suara yang keluar dari rem karena air hujan tidak membahayakan pengendara sepeda motor. Pasalnya, bunyi tersebut bisa hilang dengan sendirinya.

Beda halnya dengan kasus yang satu ini. Jika kampas rem motor yang di atas terkontaminasi oleh air hujan, untuk masalah satu ini sering salah dilakukan kebanyakan orang.

Ada beberapa orang yang berkeyakinan kalau menggunakan minyak atau oli dan sejenisnya, bisa menjadikan rek menjadi pakem. Padahal, cara tersebut sangat salah, karena bisa menyebabkan kampas rem menjadi gosong dan tentunya membahayakan.

Untuk masalah tersebut, solusinya adalah dengan mengganti kampas rem motor dengan yang baru. Bukan hanya menyelamatkan pengendara namun juga bisa menghilangkan suara decitan dari rem tersebut. (Adi/R5/HR-Online)