Teknologi Artificial Intelligence untuk Keakuratan Diagnosa Kanker

Teknologi Artificial Intelligence
Ilustrasi Teknologi Artificial Intelligence. Foto: Istimewa/Net

Teknologi Artificial Intelligence kini sedang dikembangkan. Program pengembangan ini diharapkan mampu berjalan dengan baik.

Pengembangan teknologi ini bertujuan untuk memberikan layanan, khususnya layanan untuk para pasien.

Teknologi AI ini memang dikembangkan untuk layanan kesehatan, terutama pada bidang kesehatan diagnosa.

Pengembangan Teknologi Artificial Intelligence

Seperti yang diketahui bahwa teknologi tersebut sangat bermanfaat di berbagai bidang, terutama untuk pengembangan bidang kesehatan.

Teknologi ini nantinya akan dikembangkan dan dilatih dengan deep learning. Tujuan pengembangan teknologi AI adalah untuk mengurangi kesalahan saat mendiagnosa.

Terkadang ada beberapa teknologi diagnosa yang tidak akurat. Lalu teknologi AI ini dikembangkan untuk mengurangi kesalahan tersebut.

Pengembangan Artificial Intelligence ditujukan untuk melihat perubahan paling awal pada struktur sel. Teknologi ini nantinya akan memberikan peringatan kepada para ahli onkologi.

Peringatan tersebut akan memberikan sebuah protokol mengenai perawatan pasien. Tentu saja protokol tersebut lebih akurat dan lebih efektif.

Pengembangan teknologi Artificial Intelligence ini memiliki latar belakang. Tentunya latar belakang tersebut berkaitan dengan kesehatan.

Masalah kesehatan yang ada di Indonesia adalah keakuratan diagnosa, terutama untuk diagnosa penyakit kanker payudara.

Keakuratan diagnosa terkadang berakhir pada kematian sebab hasil diagnosa penyakit tidak akurat dan tidak efektif.

Hal ini membuat protokol perawatan pasien menjadi kurang benar. Oleh karena itu, program pengembangan ini diharapkan akan menuai keakuratan lebih baik.

Pada penerapannya, teknologi ini akan mendiagnosa penyakit kanker payudara. Pada awalnya, teknologi ini memang dirancang untuk mendiagnosa penyakit tersebut.

Mengapa harus penyakit kanker payudara? Seperti yang diketahui bahwa banyak orang Indonesia yang terserang penyakit ini.

Penyakit ini harus ditangani dengan cepat. Setiap penanganan harus dilakukan dengan tepat.

Penanganan tersebut membutuhkan hasil diagnosa yang akurat. Sehingga program ini muncul dan diharapkan mampu memberikan hasil yang akurat.

Teknologi ini sempat dilakukan uji coba. Kemudian terbukti bahwa teknologi ini mampu menghemat biaya hingga 5%. Perbandingan ini dilakukan antar teknologi AI dengan tes genomik yang ada saat ini.

Pengembangan teknologi ini akan difokuskan pada beberapa hal. Diantaranya adalah perawatan kesehatan prevenif, transformasi digital, dan intervensi awal.

Kelebihan Teknologi Artificial Intelligence

Kemajuan teknologi yang semakin berkembang berdampak pada semua bidang. Hal ini juga diterapkan pada bidang kesehatan.

Diantaranya adalah kemampuan tampilan 3D, 4D serta rela time analytics. Tidak hanya itu saja, kemampuan lainnya adalah unit pemrosesan grafis. Kemampuan ini mampu mempercepat diagnosa.

Mengapa bisa dikatakan mempercepat? Karena unit ini akan memberikan sebuah alat yang kuat kepada ahli radiologi.

Alat tersebut berfungsi untuk mendiagnosa kanker dalam waktu yang cepat. Meskipun cepat, namun hasilnya akan tetap akurat dan efektif.

Tidak hanya itu saja, teknologi ini juga bisa membantu ahli radiologi sehingga mengurangi rasa lelah yang berlebih pada ahli radiologi.

Kelebihan dari penggunaan teknologi Artificial Intelligence adalah mempermudah. Salah satunya teknologi ini akan mempermudah para ahli radiologi.

Mulai dari kemudahan menyusun tumpukan gambar sampai mencegah kesulitan dalam menyusun gambar.

Kelebihan yang selanjutnya adalah mengurangi kesalahan diagnosa, terutama kesalahan ketika mendeteksi penyakit kanker payudara.

Kurang lebih keakuratannya mencapai 85 %. Hal ini membuktikan bahwa teknologi AI lebih baik.

Dari beberapa kelebihan diatas bisa dikatakan bahwa teknologi AI memang berkualitas. Tidak hanya teknologinya, tetapi juga dampaknya.

Dampak Teknologi AI

Dampak dari teknologi Artificial Intelligence adalah meningkatnya kualitas pelayanan kesehatan. Kualitas layanan tersebut dapat dilihat dari beberapa aspek.

Diantaranya adalah proses diagnosa yang lebih cepat, tingkat efisiensi meningkat, dan masih banyak lagi. Dampak teknologi AI juga bisa dilihat dari segi finansial.

Biaya yang dikeluarkan akan lebih hemat dan sedikit berkurang daripada biasanya. Selain itu, tidak ada beban dalam segi finansial.

Setelah mengulas beberapa kelebihan anda juga perlu mengetahui potensi teknologi ini. Diantaranya adalah dapat digunakan untuk meninjau ribuan bahkan jutaan catatan. Kemudian waktu yang diperlukan sangat singkat atau cepat.

Potensi yang selanjutnya adalah memberikan dukungan pada proses diagnosa. Sehingga proses diagnosa yang dilakukan akan lebih berkualitas.

Hebatnya lagi perubahan diagnosa bisa diketahui sejak awal. Hal ini akan membuat sel kanker dapat ditangani dengan cepat.

Teknologi Artificial Intelligence yang sedang dikembangkan ini akan membawa dampak baik, terutama bagi diagnosa penyakit kanker payudara. (R10/HR-Online)