Terjebak Api di Tengah Kebun, Nenek di Rancah Ciamis Ini Tewas Terpanggang

Nenek di Rancah
Jasad Nenek Nati saat ditemukan di kebunnya di Dusun Sukajadi, Desa Cileungsir, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kamis (7/11/2019). Foto: Istimewa.

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Nasib tragis dialami Nati (75), seorang nenek yang tinggal di Dusun Sukajadi, Desa Cileungsir, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Nenek Nati yang awalnya sedang membersihkan kebun, akhirnya tewas terbakar di kebunnya saat ia tengah  membakar sampah, Kamis (7/11/2019).

Nenek Nati diketahui tengah membersihkan kebun bersama Titi, anaknya. Lokasi kebun Nati memang jauh dari pemukiman warga.

Dedaunan kering seperti bamboo dan ranting yang telah ia kumpulkan kemudian ia bakar agar kebunnya bersih. Namun naas, lantaran musim kemarau lahan yang kering membuat api merembet dengan cepat. Ditambah angin membuat api semakin membesar.

Malang, nenek Nati terjebak di antara korbaran api. Diduga ia sempat berusaha memadamkan api. Tapi lantaran api makin besar, Nati pun ikut terbakar. Sementara Titi anaknya, diketahui berada jauh dari ibunya dan tak bisa menolong korban.

Dari informasi yang HR Online dapatkan, seorang warga mengaku sempat melihat api dari kejauhan. Dia mengaku sedang berada di sawah saat kebun milik Nenek Nati terbakar.

Dirinya sempat melihat ada yang bergerak-gerak saat api berkobar dan makin membesar. Namun, saat itu ia menyangka hanya tunggul akar pohon.

Saat api telah padam, sejumlah warga kemudian menyisir lokasi kebakaran. Saat itulah ditemukan sesosok tubuh manusia yang tewas terpanggang.

Warga kemudian berdatangan dan menghubungi aparat setempat. Pihak kepolisian pun sudah melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Sementara itu, salah seorang petugas medis dari Puskesmas Rancah juga telah memeriksa jasad nenek di Rancah yang tewas terpanggang tersebut.

“Tidak ada yang tahu kejadiannya gimana, tidak ada yang melihat. Tapi kalau dari keterangan anaknya, nenek Nati sedang bersih-bersih, kemudian almarhum membakar sampahnya itu,” tutur Maman Rohman, Kepala Dusun Sukajadi kepada HR Online, Kamis (7/11/2019) sore.

Menurutnya, api semakin membesar dan Nenek Nati tidak mampu menyelamatkan diri sampai akhirnya tewas di dalam api. “Anaknya sampai sekarang itu masih shock,” lanjut Maman.

Maman menambahkan saat ini jasad Nenek Nati sudah selesai dimandikan dan disolatkan. “Sudah dibungkus kain kafan juga. Insyaallah dikuburkan di makam keluarga malam ini juga,” pungkasnya. (Fahmi2/R7/HR-Online)

Loading...