Sabtu, Mei 28, 2022
BerandaBerita TerbaruTips Membeli Smartphone Bekas Biar Gak Kena Tipu

Tips Membeli Smartphone Bekas Biar Gak Kena Tipu

Smartphone bekas sekarang banyak peminatnya. Selain karena harganya murah, juga saat ini smartphone second ini banyak tersedia di counter ataupun forum jual-beli yang ada di media sosial.

Memang membeli HP bekas ini sangat beresiko, karena selain sudah pernah dipakai oleh pengguna sebelumnya yang tidak tahu pemakaian apakah ‘jabrah’ atau tidak, dan juga untung-untung siapa tahun smartphone tersebut bisa berumur panjang.

Bahkan bisa saja Anda beruntung mendapatkan smartphone bekas terutama yang flagship dengan harga murah, namun tidak sedikit yang kecewa karena belum lama dipakai sudah rusak.

Untuk itu, sebelum membelinya sebaiknya di cek terlebih dulu perangkat tersebut. Pasalnya, tidak sedikit yang menjual ponsel bekas ini dalam mempromosikannya sedikit nipu-nipu, seperti tidak ada yang cacat atau no minus bahkan menyembunyikan kelemahan HP tersebut.

Oleh karena itu, sebelum membeli smartphone bekas, berikut ini tips yang perlu diperhatikan supaya Anda tidak kena tipu.

Cek Harga

Langkah awal dan paling mudah adalah mengecek harga HP bekas. Anda bisa mengeceknya di internet, kemudian bandingkan dengan harga yang ditawarkan. Jangan sampai Anda membelinya dengan harga lebih mahal.  

Menyiapkan Alat

Setelah bisa membandingkan harga dengan yang ada di internet, langkah selanjutnya sebelum membeli smartphone bekas adalah mempersiapkan alat untuk mengecek HP yang akan dibeli.

Alat tersebut bisa berupa SIM Card yang masih aktif, memori card microSD, earphone, headphone serta powerbank.

Fungsi dari alat itu adalah untuk mengecek kualitas dari smartphone bekas, apakah masih baik atau buruk.

Cek Kelengkapan Smartphone

Sebelum mengecek bagian fisik, sebaiknya cek terlebih dulu kelengkapan dari HP tersebut. mulai dari dus HP, charger sampai kartu garansi.

Jika ada kekurangan dalam smartphone bekas tersebut, seperti charger atau dus HP, maka Anda bisa menawarnya menjadi lebih rendah.

Terlebih HP sangat membutuhkan charger, jadi jika tidak ada maka Anda perlu membelinya dan tentu akan ada ongkos tambahan.

Tips Membeli Smartphone Bekas

Cek Bagian Luar

Jangan sampai Anda HP bekas seperti “membeli kucing dalam karung”. Artinya membeli sesuatu yang tidak melihat barangnya. Oleh karena itu, sebelum deal dengan si pembeli lebih baik melihat terlebih dulu barangnya.

Jangan sampai kecewa belakang, karena ketika sudah membeli ternyata ada goresan pada layar atau cacat yang lain. Untuk itu, tips membeli smartphone bekas Anda harus mengecek wagian luar atau fisiknya, mulai dari layar sampai cassing.

Untuk memeriksa bagian layar sebaiknya di tempat yang terang, karena goresan kecil atau tipis akan kelihatan. Begitu juga dengan mengecek bagian lensa kamera, pakai senter supaya gampang melihatnya.

Setelah itu, cek bagian cassing dengan meraba semua permukaan, dan memperhatian cassing yang tidak menutup dengan sempurna, berarti kemungkinan pernah jatuh.

Langkah selanjutnya, memeriksa tombol fisiknya dengan cara menekan. Jika masih normal maka tombol itu akan berfungsi.

Jangan lupa cek bagian baterai, apakah kondisinya masih bagus atau sudah kembung seperti mau melahirkan. Untuk memeriksa baterai bisa juga dilakukan dengan men-charger di depan si penjual.

Kartu microSD dan SIM yang masih aktif bisa gunakan untuk mengetes apakah masih jalan atau tidak. Selain itu, pada smartphone bekas ini perhatikan apakah ada bercak putih, atau karat tidak pada slot SIM card dan microSD atau mesinnya.

Jika ada tanda karat berarti bagian dalam handphone tersebut pernah terkena air. dan itu bisa menjadi pertimbangan Anda. Selain itu tidak kalah penting cek bagian segelnya. Jka segel sudah tidak ada atau rusak, berarti sudah pernah di servise atau dibongkar.

Langkah Selanjutnya

Cek Bagian Software

Jika bagian hardware sudah diperiksa, tidak kalah penting dalam membeli smartphone bekas adalah bagian software atau aplikasinya. Sebelumnya pasang kartu memori eksternal serta kartu SIM-nya.

Setelah itu hidupkan dan perhatikan ketika dalam proses booting. Apabila proses booting lama, berarti HP tersebut ada masalah dan harus direset ulang atau diinstal lagi.

Ketika tidak ada masalah pada booting dan bisa berjalan dengan normal, maka Anda bisa mengetes untuk melakukan panggilan telpon atau mengirim pesan singkat. Selain itu, smartphone bekas yang akan Anda beli nyalakan musik, dan colokkan earphone yang Anda bawa. Pastikan semuanya berjalan dengan normal.

Menguji Aplikasi

Jalankan semua aplikasi yang ada di smartphone bekas tersebut, sembari melihat performa apakah ada masalah seperti nge-hang atau tidak. Jika ada lag atau hang terutama layarnya tidak merespon, bisa dikatakan kualitas HP itu tidak baik. Jadi Anda bisa menego dengan harga lebih murah.

Jangan lupa cek juga bagian kamera baik yang ada di depan atau belakang. Dan lihat hasil dari jepretan kameranya, apakah kualitasnya masih baik atau tidak.

Sedangkan untuk memeriksa keaslian smartphone bekas tersebut, Anda bisa mengecek nomor IMEI, yaitu dengan menekan *#06#, setelah itu muncul nomor IMEI dengan sendirinya.

Selain nomer IMEI, untuk mengetahui informasi dalaman dari HP bekas ini, bisa juga dengan menekan *#*#4636#*#*.

Dengan melakukan langkah di atas, Anda yang akan membeli smartphone bekas tidak bakalan kena tipu. Meski memang membutuhkan waktu lama saat mengeceknya, namun langkah tersebut sangat berguna. (Adi/R5/HR-Online)

- Advertisment -