TNI/Polri Nyatakan Netral dalam Pilkades Serentak Kabupaten Pangandaran

Pilkades Serentak Kabupaten Pangandaran
Rapat koordinasi lintas sektoral ops Praja Pangandaran dalam rangka pengamanan Pilkades serentak Kabupaten Pangandaran tahun 2019 Gedung Islamic Center Kecamatan Cijulang, Jum’at (8/11/2019) lalu. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Pasi Intel Kodim 0613 Ciamis, Letu Inf. Wawan, mengatakan, TNI bersama Polri netral pada Pilkades serentak Kabupaten Pangandaran 2019.

“Apabila terbukti ada anggota TNI yang bersikap tidak netral maka Kodim 0613 Ciamis akan menindak tegas oknum anggota tersebut,” ujarnya saat rapat koordinasi lintas sektoral ops Praja Pangandaran dalam rangka pengamanan Pilkades serentak Kabupaten Pangandaran tahun 2019 Gedung Islamic Center Kecamatan Cijulang, Jum’at (8/11/2019) lalu.

Letu Inf Iwan juga menegaskan pihaknya siap melaksanakan pengamanan pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2019.

“Untuk mekanisme pengamanan, Kodim 0613 Ciamis akan mengikuti dan menyesuaikan dengan Polres Ciamis,” katanya.

Sementara, Kabag Ops Polres Ciamis Kompol Sumari, S.H. mengatakan, rencana pengamanan Pilkades serentak di Kabupaten Pangandaran tahun 2019 sasarannya adalah orang, benda, lokasi dan kegiatan.

Kata dia, cara bertindak anggota dalam melaksanakan pengamanan Pilkades serentak Kabupaten Pangandaran ini mulai dari mendeteksi sedari awal potensi masalah, lalu usaha preventif yakni mencegah terjadinya kerusuhan dan terakhir melalui penegakan hukum jika ada tindakan criminal.

“Semua tindakan itu sudah tercantum dalam SOP pengamanan pada saat pungut dan hitung suara Pilkades serentak Kabupaten Pangandaran tahun 2019,” katanya.

Kompol Sumari juga menuturkan rencana kekuatan personil yang dilibatkan dalam pengamanan Pilkades serentak Kabupaten Pangandaran tahun 2019 pada tahap pengundian dan pengumuman sebanyak 152 personil Polri dan 30 TNI.

“Lalu pada tahap kampanye 376 Polri, 50 TNI, tahap masa tenang 173 Polri dan 30 TNI,” katanya.

Adapun saat tahap pungut hitung suara, lanjutnya, personil yang dilibatkan terhitung banyak, yakni 633 Polri, 200 BKO, Brimob 209, dan TNI 638 Linmas.

“Proses selanjutnya saat tahap penetapan calon terpilih, ada 173 Polri dan 30 TNI yang disiagakan, terakhir saat tahap pelantikan sebanyak 173 Polri dan 30 TNI,” pungkasnya. (Madlani/R7/HR-Online)

Loading...