Warga Kabupaten Pangandaran yang Terdaftar Peserta BPJS Baru 284.444 Jiwa

Peserta BPJS
Kertu kepesertaan BPJS. Foto: Istimewa

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Sebanyak 284.444 jiwa warga Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, sudah tercatat sebagai peserta BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial). Sementara berdasarkan data kependudukan tahun 2014 yang dikutip dari situs resmi Pemkab Pangandaran tercatat bahwa jumlah penduduk di daerah selatan Jawa Barat ini sebanyak 422.586 jiwa.

Menurut data Dinas Kesehatan Pangandaran, dari 284.444 jiwa yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS dikelompokkan menjadi 5 ketegori kepesertaan. Yaitu peserta BPJS ketegori BP (Bukan Pekerja) sebanyak 8.158 jiwa, peserta BPJS kategori PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah) sebanyak 38.207 jiwa dan peserta BPJS kategori PPU  (Pekerja Penerima Upah) sebanyak 23.723 jiwa.

Sementara terdapat dua kelompok peserta BPJS yang khusus dibiayai Negara, yaitu peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran) sumber dana APBN sebanyak 131.923 jiwa dan peserta PBI sumber dana APBD sebanyak 82.433 jiwa.

Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan, Kabupaten Pangandaran, Yayan Barlian, menjelaskan, kepesertaan BPJS yang pembayaran preminya dibiayai oleh Negara merupakan program Kertawaluya yang diperuntukan guna membantu jaminan kesehatan warga tidak mampu.

“Program Kertawaluya ini merupakan kebijakan populis yang diluncurkan Pak Bupati untuk membantu jaminan kesehatan warga tidak mampu di Pangandaran. Program ini sudah berjalan sekitar 4 tahun dan manfaatnya sudah banyak dirasakan masyarakat tidak mampu,” ujarnya, belum lama ini.

Menurut Yayan, terdapat 3 sumber anggaran untuk membiayai program Kertawaluya. Diantaranya dari APBD Pangandaran, dana bantuan provinsi dan dana bantuan pemerintah pusat yang bersumber dari DBHCT (Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau).

Dihubungi terpisah, Sekretaris DSPMD (Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) Kabupaten Pangandaran, Tjomi, mengatakan, setelah program Kertawaluya digulirkan selama 4 tahun terakhir, sudah berhasil membantu jaminan kesehatan untuk 85.777 jiwa warga Kabupaten Pangandaran.

“Kuota seluruhnya memang untuk 95.777 jiwa. Hanya yang baru terserap sebanyak 85.777 jiwa. Untuk memenuhi kuota tersebut kami terus melakukan pendataan dan penyisiran agar warga tidak mampu di Kabupaten Pangandaran bisa semuanya terbantu,” ujarnya.

Menurut Tjomi, program Kertawaluya ini merupakan bantuan jaminan kesehatan untuk warga tidak mampu lewat program BPJS kelas 3.

“Mekanisme pendaftaran program ini salah satunya harus melampirkan keterangan tidak mampu dari desa setempat. Setelah semua form yang disyaratkan terisi, kemudian diusulkan ke Dinas PMD untuk dilakukan verifikasi. Apabila memenuhi persyaratan maka langsung diproses pencetakan kartu BPJS-nya,” pungkasnya. (Ceng2/R2/HR-Online)

Loading...