Akses JUT Blok Pasung Gereba Ciamis Perlu Diperbaiki

Akses JUT Blok Pasung
Ekbang Desa Gereba, Dian sedang menunjukan akses Jalan Usaha Tani (JUT) yang saat ini kondisinya rusak parah. Foto: Edji/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Akses JUT atau jalan usaha tani yang berada di Blok Pasung Dusun/ Desa Gereba Kecamatan, Kabupaten Ciamis, kondisinya sudah rusak. Aspal di badan jalan mengelupas hanya menyisakan bebatuan berserakan.

Warga berharap, memasuki masa tanam tahun ini, Pemerintah Kabupaten Ciamis dapat memberikan bantuan anggaran untuk perbaikannya.

Uho, warga sekitar, mengatakan, akses JUT yang berada di Blok Pasung Desa Gereba, tidak hanya dipergunakan oleh para petani. Akan tetapi akses jalan tersebut setiap harinya ramai dilewati warga.

Sebab, jalan tersebut merupakan jalan penghubung antar dusun maupun antar desa. Kerusakan pada jalan tersebut, selain sudah lama tidak mendapat perbaikan, juga disebabkan tidak dilengkapi dengan sistem drainase yang baik.

Sehingga, kata Uho, pada musim penghujan, air meluap ke badan jalan. Mengingat akses jalan tersebut sangat produktif, diharapkan seandainya akan mendapat perbaikan dilengkapi dengan pembuatan drainase yang baik.

“Selama tidak dilengkapi dengan sistem drainase yang baik, aspal di badan jalan tidak akan bertahan lama. Ujung-ujungnya berserakan seperti saat ini,” katanya.

Dian, Kaur Ekbang Desa Gereba, menjelaskan, akses JUT yang berada di Blok Pasung mencapai 700 meter. Pihaknya membenarkan, kondisi jalan tersebut sudah sangat memprihatinkan.

Sejak dibangun beberapa tahun yang lalu, kata Dian, memang jalan tersebut belum tersentuh perbaikan. Meski demikian, pemerintah desa telah mengusulkannya kembali agar dinas terkait dapat menggelontorkan anggran untuk perbaikan berikut dengan pembuatan drainasenya.

“Mudah-mudahan saja, awal tahun 2020 sudah bisa digarap,” katanya.

Dian menjelaskan, terakhir kali diaspal sekitar lima tahun silam lewat program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD). Jalan tersebut merupakan akses utama menuju area perkebunan dan pertanian yang berbatasan dengan batas wilayah Desa Bangbayang.

Kondisi saat ini, kata Dian aspal jalan sudah mengelupas dan hanya tampak bebatuan berserakan. Mengingat pemerintah desa memiliki banyak prioritas pekerjaan lainnya, pemerintah desa telah mengusulkan agar jalan tersebut bisa diperbaiki kembali lewat program TNI.

“Salah satunya melalui Program Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS),” harapnya. (Dji/Koran HR)

Loading...