Alergi Kulit pada Bayi dan Anak serta Cara Alami Mengatasinya

alergi kulit pada bayi
Ilustrasi alergi kulit pada bayi. Foto: Istimewa

Alergi kulit pada bayi dan anak-anak yang palIng umum ditandai dari timbulnya ruam merah dan gatal. Saat alergi kulit terjadi umumnya orangtua akan mengalami panik dan bingung.

Bayi dan anak yang mengalami gatal atau ruam sebenarnya merupakan hal yang lumrah dan banyak dialami anak-anak. Gejala inipun bukanlah hal yang membahayakan, meskipun acapkali membuat bayi sering menangis.

Meski tidak berbahaya, gangguan pada kulit bayi harus segera ditangani. Selain agar bayi tidak makin rewel, penanganan segera juga bisa mencegah bayi dari akibat yang mungkin bisa merugikan tubuh anak.

Penyebab dan Jenis Alergi Kulit pada Bayi

Ada banyak faktor penyebab terjadinya ruam pada kulit bayi. Namun gejala ini merupakan reaksi alami tubuh saat merespon alergen atau pemicu alergi. Berikut ini beragam jenis alergi kulit pada bayi yang perlu diketahui para orangtua.

Ruam Gatal dan Bengkak

Gatal-gatal pada kulit bayi biasanya berupa timbulnya bercak kemerahan dengan rasa gatal. Bayi akan rewel karena belum mampu menggaruknya sendiri. Berbeda dengan anak yang lebih besar biasanya tidak terlalu rewel.

Beberapa penyebab yang umumnya terjadi adalah karena sengatan atau gigitan serangga, infeksi virus atau udara yang polutif. Gatal pada kulit ini juga bisa dipicu karena faktor makanan yang bisa memicu gatal.

Alergi kulit pada bayi juga bisa disebabkan karena agioedema. Ini merupakan adanya pembengkakan pada jaringan kulit yang menyebabkan rasa gatal. Semua bagian kulit bisa terkena gangguan ini, termasuk di sekitar leher.

Ruam gatal maupun agioedema memang menyebabkan efek gatal, namun biasanya akan sembuh dengan sendirinya. Penanganan segera perlu dilakukan agar bayi dan anak tidak makin rewel.

Eksim

Eksim juga banyak terjadi pada bayi dan anak. Bahkan ada riset yang menemukan setidaknya 10 persen anak di seluruh dunia mengalami gangguan kulit yang satu ini.

Jenis alergi kulit pada bayi ini umumnya disebabkan karena alergi terhadap makanan tertentu, karena asma ataupun karena rhinitis alergi. Gejalanya berupa ruam pada wajah atau kepala yang melebar ke lengan dan dada.

Kulit bayi atau anak juga terlihat kering, tebal dan kadang disertai infeksi kulit. Meskipun penyebab pasti penyakit eksim pada bayi terkadang sulit diketahui, namun orang tua disarankan lebih selektif menggunakan sabun mandi atau sabun cuci pakaian untuk bayinya.

Dermatitis Kontak

Dermatitis kontak merupakan jenis alergi kulit pada bayi akibat kontak langsung dengan pemicunya. Pemicu ini pun banyak, bisa dari sabun, pakaian, atupun dari pengaruh debu hingga bulu hewan.

Selain itu, kosmetik, bahan kimia, bahan-bahan yang terdapat pada pasta gigi dan obat kumur, obat-obatan yang digunakan pada kulit dan logam juga bisa menjadi zat pemicu dermatitis kontak.

Gejala yang menyertai alergi jenis ini diantaranya munculnya ruam, kulit yang tampak kering dan bersisik, maupun rasa gatal yang sangat. Mengenali penyebab alergi sangat penting untuk penanganan yang efektif.

Alergi Karena Air Liur

Jenis alergi kulit pada bayi dan anak yang juga sering terjadi adalah alergi karena air liurnya sendiri. Gejala yang timbul biasanya berupa ruam kemerahan dan adanya bintik kecil di sekitar mulut atau dadanya.

Tak sedikit orang tua yang menganggap alergi ini karena makanan atau sabun. Meskipun tidak berbahaya, namun orang tua, khususnya ibu perlu segera menanganinya agar tidak semakin parah.

Obat Alergi Kulit pada Bayi dari Bahan Alami

Ruam atau gatal pada alergi yang dialami bayi dan anak sebenarnya merupakan reaksi alami tubuh dalam merespon pemicu alergi yang menyentuh kulit. Antibodi dan histamin tubuh inilah yang menimbulkan ruam dan gatal.

Untuk memberikan pertolongan pertama pada bayi dan anak yang mengalami alergi, anda bisa menggunakan bahan-bahan alami yang mudah diperoleh. Berikut ini sejumlah bahan alami untuk obat alergi kulit pada bayi.

Lidah Buaya

Gel lidah buaya yang dingin dapat dimanfaatkan sebagai obat gatal pada kulit anak. Herbal ini juga berguna meningkatkan kerja sel kulit. Tinggal oleskan saja gel lidah buaya pada kulit anak yang sakit.

Minyak Kelapa

Nenek kita biasanya memberikan dan mengoleskan minyak kelapa saat bayi dan anak mengalami ruam dan gatal. Penelitian juga menemukan manfaat minyak kelapa sebagai anti inflamasi dan mengatasi sakit peradangan.

Daun Pegagan

Daun pegagan (centella asiatica) juga dipecaya berkhasiat sebagai obat gatal pada kulit anak. Kandungan herbal ini bersifat antipruritus, anti alergi dan anti radang. Tinggal tumbuk herbal ini lalu oleskan pada kulit yang gatal.

Demikianlah informasi tentang alergi kulit pada bayi dan anak yang sering membuat bingung para orang tua. Dengan beberapa herbal yang disebutkan di atas bisa Anda manfaatkan untuk penanganan awal sebelum dibawa ke dokter. (R9/HR-Online)