Bahaya Tidur Tidak Teratur yang Sering Tak Disadari

Bahaya Tidur Tidak Teratur
Ilustrasi Tidur. Foto: Ist/Net

Tahukah Anda jika ada bahaya tidur tidak teratur yang mungkin tidak Anda sadari? Kesibukan maupun beban kerja yang menumpuk tak jarang membuat waktu tidur tidak teratur atau bahkan menjadi kurang.

Tidur merupakan waktu istirahat yang sangat dibutuhkan tubuh. Fungsi tidur bagi tubuh sangatlah penting, terutama untuk memulihkan tenaga dan mental, proses regenerasi sel-sel tubuh, dan mengisi ulang tenaga.

Tidur yang cukup juga akan membuat kadar hormon Melatonin dan Kortisol dalam tubuh tetap terkontrol. Hormon ini berguna untuk menangkal sel-sel penyebab kanker.

Hormon kortisol juga berkaitan dengan fungsi imunitas tubuh. Dengan tidur yang cukup dan berkualitas akan membuat tubuh terhindar dari berbagai penyakit, khususnya penyakit flu dan pilek.

Hasil penelitian dari University of Luebeck, Jerman membuktikan orang yang tidur yang cukup memiliki kemampuan kognitif yang lebih baik dibandingkan orang yang tidurnya tak teratur. Mereka juga lebih kreatif.

Bahaya Tidur Tidak Teratur yang Wajib Anda Tahu

Tidak teraturnya waktu tidur bukan saja akan merugikan tubuh namun juga bisa mengundang sejumlah dampak yang tidak baik. Berikut ini berbagai bahaya tidur tidak teratur yang wajib Anda tahu:

Bisa Menurunkan Daya Ingat

Kebiasaan tidur yang tidak teratur juga bisa memicu kepikunan dan menurunkan daya ingat. Jika Anda sering merasa gampang lupa coba deh perbaiki waktu tidur Anda. Tidur yang cukup akan segera memulihkannya.

Kulit Rusak

Bahaya tidur tidak teratur juga bisa menurunkan elastisitas kulit dan membuat kulit tubuh cepat keriput. Tidak teraturnya atau kurangnya waktu tidur akan mendorong peningkatan hormon kortisol yang bisa merusak kulit.

Memicu Obesitas

Waktu tidur yang kurang juga akan mendorong hormon ghrelin yang akan memicu rasa lapar. Karena itulah orang yang sering tidur larut malam senang ngemil sehingga berpotensi obesitas.

Meningkatkan Depresi

Bahaya tidur tidak teratur yang sebaiknya Anda waspadai adalah terganggunya kesehatan mental, khususnya depresi. Jika Anda sudah terkena gangguan ini maka akan lebih sulit untuk mengatur waktu tidur Anda.

Berisiko Alzheimer dan Demensia

Orang yang pola tidurnya tidak teratur juga berisiko terkena penyakit demensia dan alzheimer. Sejumlah riset menemukan bahwa terganggunya sel-sel otak bisa terjadi akibat waktu tidur yang tidak dijaga dengan baik.

Berisiko Terkena Penyakit Jantung dan Stroke

Kebiasaan tidur tidak teratur juga meningkatkan risiko terkena stroke, penyakit jantung, dan diabetes. Mengingat besarnya bahaya tidur tidak teratur ini sebaiknya Anda perlu ubah kebiasaan tidur agar berguna untuk kesehatan Anda.

Menurunkan Imunitas dan Memancing Berbagai Penyakit

Kebiasaan tidur yang kurang atau tidak teratur juga bisa menyebabkan menurunnya sistem imunitas tubuh. Kekebalan tubuh yang menurun tentunya sangat berisiko mudah terserang berbagai jenis penyakit.

Kualitas Tidur yang Baik Berapa Jam Sih?

Begitu besarnya bahaya tidur tidak teratur seharusnya membuat kita sadar untuk menjalani pola hidup yang lebih baik. Lantas kualitas tidur yang baik berapa jam sih?

Tidur dengan waktu yang cukup dan berkualitas sangat penting untuk tubuh. Selain membangun kembali semangat baru saat bangun, tidur juga berfungsi untuk membuang berbagai sampah agar tidak menumpuk dalam tubuh.

Jumlah waktu untuk tidur yang berkualitas dan sehat tidaklah sama untuk setiap orang. Berikut ini waktu tidur malam yang baik yang dikutip dari berbagai sumber.

Waktu tidur orang tua (65+) adalah 7-8 jam.

Waktu jam tidur normal orang dewasa (18-64 tahun) adalah 7-9 jam.

Waktu tidur untuk remaja (14-17 tahun) adalah 8-10 jam.

Waktu tidur yang baik untuk anak-anak (6-13 tahun) adalah 9-11 jam.

Waktu tidur yang ideal untuk balita (3-5 tahun) adalah 10-13 jam.

Waktu tidur anak balita (1-2 tahun) adalah 11-14 jam.

Waktu tidur ideal untuk bayi (4-11 bulan) adalah 12-15 jam.

Waktu tidur bayi yang baru lahir (0-3 bulan) adalah 14-17 jam.

Itulah berbagai bahaya tidur tidak teratur yang sebaiknya segera diubah agar tidak semakin parah. Semoga informasi ini bermanfaat ya. (R9/HR-Online)