Bantuan Warga Penghuni Rumah tidak Layak Huni di Baregbeg Ciamis Ini Terus Berdatangan

bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Bantuan Rumah Tidak Layak Huni oleh PT PNM Persero Mekar kepada keluarga Aan di Baregbeg Ciamis. Foto: Istimewa

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Seorang warga Dusun Balemoyan, Desa Mekarjaya, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis yang bernama Aan Karnamah mendapatkan bantuan rehab rumah tidak layak huni. Tempat tinggal yang sudah tidak layak itu mendapatkan perhatian sejumlah pihak.

Berdasarkan informasi, rumah Aan yang kondisinya memprihatinkan itu mendapatkan perhatian masyarakat setempat dan Karang Taruna Kecamatan Baregbeg. Bahkan, saat ini tengah dilakukan perbaikan.

Mendengar informasi itu, PT PNM Persero Mekar Kecamatan pun ikut tergerak membantu proses pembangunan rumah Aan itu.

Menurut Pimpinan PT PNM Persero Mekar, Fuji Tegus Winalman, pihaknya tergerak untuk membantu keluarga Aan setelah membaca berita. Kemudian ia pun langsung bergerak ke lapangan untuk menanyakan dan mengkonfirmasi berita tersebut ke sejumlah pihak.

“Setelah itu kita langsung berkoordinasi untuk memberikan bantuan bersama Karang Taruna. Melalui bantuan ini diharapkan beban keluarga Pak Aan bisa berkurang, terutama masalah tempat tinggal,” kata Fuji kepada HR Online.

Herli, kakak Aan, mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada para donatur dan semua pihak yang telah membantu perbaikan rumah adiknya itu.

“Syukur Alhamdulillah dengan banyaknya bantuan yang diterima adik saya, rumah tidak layak huni yang dulu ditempati kini sedang diperbaiki agar lebih layak lagi. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih,” katanya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Baregbeg, Dadan, mengatakan, sejak awal mendapatkan informasi salah satu warga yang ada di Baregbeg perlu bantuan itu, pihaknya terus berupaya agar keluarga Aan bisa mendapatkan bantuan dari para donatur.

“Alhamdulillah setelah diberitakan ada yang tergerak hatinya untuk membantu, baik dari masyarakat, Dinas Sosial maupun dari swasta. Dari bantuan ini, perbaikan rumah tidak layak huni sudah mencapai 50 persen,” pungkasnya. (Es/R6/HR-Online)

Loading...