Minggu, Mei 22, 2022
BerandaBerita TerbaruBeauty Blender Mengandung Bakteri Paling Berbahaya, Ini Penyebabnya

Beauty Blender Mengandung Bakteri Paling Berbahaya, Ini Penyebabnya

Beauty blender mengandung bakteri paling berbahaya dibanding produk makeup lainnya.  Menurut penelitian terbaru, beauty blender mengandung bakteri dengan tingkat kontaminasi jamur tertinggi, yakni 56.96 persen.

Dirangkum dari berbagai sumber, Selasa (17/12/2019), di Amerika saja, data per Mei 2017 terdapat 31 persen orang berusia antara 18-20 tahun, 41 persen berusia antara 30-59 tahun, dan 35 persen usia 60 tahun ke atas memakai makeup.

Penelitian yang dilakukan School of Life and Health Sciences Aston University, Birmingham, mengungkap banyak produk rias serta aplikator makeup yang mudah ditinggali bakteri. Salah satunya beauty blender mengandung bakteri berbahaya.

Diketahui bahwa bakteri tersebut merupakan penyebab terjadinya infeksi kulit, infeksi saluran kemih, dan keracunan makanan.

Padahal, produk makeup tentunya punya masa kadaluarsa, begitu juga dengan beauty blender yang dipakai untuk mengaplikasikan foundation, bedak, hingga concealer.

Beauty Blender Mengandung Bakteri Terbanyak

Dalam penelitian tersebut, dari sampel sebanyak 467 peroduk kecantikan terdiri dari 92 eyeliners, 96 lipstik, 107 lipgloss, 79 beauty blender, dan  93 mascaras terbukti 70-90 persennya terkontaminasi bakteri. Produk beauty blender ternyata aplikator paling parah.

Pada produk tersebut peneliti menemukan bakteri E coli, S aureus, serta bakteri Citrobacter freundii yang lebih dominan.

Sedangkan, prevalensi tertinggi ada pada beauty blender yang banyak mengandung bakteri berbahaya hingga mencapai 26,58 persen.

Selain itu, tingkat kontaminasi jamur pada beauty blender juga paling tinggi, yakni 56,96 persen. Para peneliti pun menduga hal itu dikarenakan kondisi aplikator selalu lembap. Sehingga, jamur mudah berkembang biak.

Tanda Beauty Blender Kamu Harus Diganti

Idealnya semua peralatan aplikasi makeup bisa dipakai seumur hidup. Tapi sayang, pada kenyataannya tidak seperti itu. Setiap produk punya masa kadaluarsa dan harus diperhatikan oleh pengguna.

Untuk produk spons atau kuas memang tidak dituliskan pada kemasannya seperti halnya produk makeup lainnya. Namun, ada beberapa tanda yang perlu diperhatikan sebelum rusak.

Karena, dengan membiarkan produk kecantikan, terutama spons dari beauty blender yang berbentuk telur itu dalam kondisi tidak bagus dapat merusak wajah kamu lho.

Meski teksturnya lembut dan bentuknya menggemaskan, bukan berarti beauty blender anti rusak. Justru produk tersebut rentan rusak.

Beauty blender mengandung bakteri, namun hal itu bisa kamu hindari dengan cara menggantinya setiap 3 atau 5 bulan sekali, tergantung frekwensi pemakaiannya. 

Berikut ini lima tanda kalau beauty blender milikmu harus segera diganti supaya terhindar dari bakteri yang membahayakan bagi kesehatanmu.

Permukaannya Sudah Terasa Kasar

Tanda pori-pori atau permukaan spons yang rusak tidak bisa dilihat oleh mata, tapi bisa dirasakan oleh kulit. Coba rasakan bagian permukaan Beauty Blender di kulitmu setiap memakainnya.

Permukaan spons akan semakin terasa kasar jika setiap hari dipakai. Kalau sudah terlalu kasar, atau bahkan membuat kulit menjadi sedikit kemerahan, maka segera hentikan pemakaiannya.

Jika terus dipakai, kulitmu bisa iritasi dan akan menimbulkan masalah pada kulit wajah, seperti jerawat atau infeksi.

Permukaan Spons Sudah Robek

Permukaan spons atau beauty blender adalah yang paling gampang dilihat. Kalau sudah terlihat ada robekan, sebaiknya segera kamu ganti dengan yang baru.

Permukaan spons yang telah robek bisa menyebabkan iritasi kulit yang secara kasat mata tak dapat dilihat. Selain itu, makeup juga akan terlihat kurang sempurna, dan tentunya beauty blender mengandung bakteri.

Supaya permukaan beauty blender tidak cepat robek, kamu bisa gunakan semua bagian sisinya secara merata. 

Berubah Warna dan Berjamur

Spons ataupun beauty blender yang selalu basah menjadi tempat paling nyaman untuk jamur tumbuh. Memang warnanya pasti akan berubah karena pemakaian makeup.

Namun, jika warnanya sudah terlihat kehijauan pekat atau kekuningan, sebaiknya beauty blender kamu ganti dengan yang baru.

Karena, selain beauty blender mengandung bakteri berbahaya, juga menjadi tempat tumbuhnya jamur yang bisa menyebabkan kulit wajahmu gatal-gatal dan iritasi.

Beauty Blender Tidak Mengembang Lagi

Ketika beauty blender sudah tidak mengembang lagi saat dibasahi, itu tandanya kamu harus menggantinya karena sudah tidak bisa menyerap air selayaknya sifat spons.

Namun, bila beauty blender dari keadaan keringnya tidak mengembang secara sempurna, maka hasil makeup juga tidak akan maksimal. Jadi lebih baik diganti saja.

Aroma Beauty Blender Bau Tak Sedap

Spons beauty blender yang selalu lembap semakin lama akan memunculkan aroma bau tak sedap karena tidak dikeringkan.

Bahkan, aroma bau yang sangat tak sedap itu tidak akan hilang meski kamu sudah membersihkannya berkali-kali.

Jika kondisi itu dibiarkan, bukan tidak mungkin beauty blender mengandung bakteri yang berbahaya bagi kesehatan kulit wajahmu.

Supaya hal itu tidak terjadi, spons beauty blender yang telah digunakan sebaiknya biarkan kering dulu sebelum kamu simpan di tepat peralatan alat riasmu. (Eva/R3/HR-Online)

- Advertisment -