Biaya Servis Bugatti Veyron Capai Miliaran Rupiah, Ini Detailnya

biaya servis bugatti veyron
Bugatti Veyron. Foto: Ist/Net

Biaya servis Bugatti Veyron tentu saja berbeda dengan biaya perawatan mobil biasa. Seperti yang kita tahu, Bugatti Veyron adalah supercar mewah yang dibanderol dengan harga selangit.

Namun tahukah anda bahwa biaya tinggi tak hanya perlu dikeluarkan ketika membawanya pulang saja, akan tetapi juga dalam hal perawatannya.

Biaya yang perlu dihabiskan untuk servis Bugatti Veyron bisa mencapai miliaran rupiah. Biaya servisnya bisa digunakan untuk membeli mobil baru lagi.

Meski biayanya bisa bikin lemas, namun tidak untuk pemiliknya. Pemilik Bugatti Veyron tentu saja sudah mempertimbangkan biaya perawatannya sejak memutuskan untuk membelinya.

Biaya Servis Bugatti Veyron

Biaya yang perlu dikeluarkan untuk servis Bugatti Veyron dibeberkan secara langsung oleh salah satu orang beruntung yang dapat memilikinya.

Adapun salah satu pemilik Bugatti Veyron tersebut yaitu pengusaha properti asal Amerika Serikat yang bernama Manny Khoshbin.

Diketahui bahwa Manny Khoshbin tak hanya memiliki satu mobil Bugatti Veyron saja, akan tetapi dua. Mobil Bugatti Veyron ini digunakannya untuk menunjang setiap kegiatan hariannya.

Dalam servisnya, perawatan yang dilakukan terhadap Bugatti Veyron meliputi penggantian oli, ban, dan komponennya yang dinilai sudah aus.

Untuk biaya servis Bugatti Veyron saat penggantian oli, Manny Khoshbin merogoh kocek sebesar $ 25 ribu atau jika dirupiahkan maka akan setara dengan Rp 352 jutaan.

Biaya tersebut ia keluarkan setiap setahun sekali. Dengan angka yang fantastis tersebut, biayanya sudah mencangkup tarif jasanya.

Tak mengherankan karena supercar Bugatti Veyron ini dilengkapi dengan 16 lubang pembuangan oli. Dimana jumlah lubang tersebut dua kali lebih banyak jika dibandingkan dengan supercar dari VW Group.

Sementara untuk penggantian bannya, ban supercar Bugatti Veyron sebaiknya diganti setiap 2-3 tahun sekali. Untuk sekali ganti ban, sang pemilik harus mengeluarkan biaya $ 38 ribu.

Jika dirupiahkan, maka biaya servis Bugatti Veyron tersebut akan setara dengan Rp 536 juta. Biaya ini dikeluarkan untuk mendapatkan satu setnya.

Selain itu, Manny Khoshbin juga rela menghabiskan budget sebesar $ 50 ribu atau sebanding dengan Rp 705 jutaan untuk mengganti peleknya.

Penggantian pelek itu sendiri dilakukannya setiap 16 ribu km. Jika ditotal secara keseluruhan, maka biaya yang dikeluarkan bisa lebih dari $ 100 ribu.

Dengan begitu, biaya servis dalam perawatan supercar Bugatti Veyron bisa mencapai lebih dari Rp 1,4 miliar. Dengan biaya sebesar itu, tak heran jika tak semua orang bisa memiliki supercar yang mewah ini.

Biaya Servis Saat Ganti Komponen

Penggantian komponen Bugatti Veyron juga mengeluarkan biaya servis yang fantastis. Biaya servis ini sudah beredar luas di dunia maya sejak tahun lalu.

Untuk ganti turbocharger misalnya, pemilik harus merogoh kocek hingga $ 6,4 ribu atau sebanding dengan Rp 90 jutaan per unit.

Biaya itu pun hanya untuk mengganti turbocharger saja, belum biayanya. Untuk biaya jasa, pemilik harus keluarkan $ 9 ribu atau setara dengan Rp 127 jutaan.

Biaya jasa ini setara dengan biaya servis saat ganti air cooler. Hanya saja, biaya servis Bugatti Veyron tersebut berlaku untuk satu komponen. Padahal kita tahu bahwa supercar ini dilengkapi dengan dua komponen air cooler.

Untuk mengganti kedua air cooler pun, biaya tersebut bisa dikalikan. Tak berhenti di situ saja, pemilik masih perlu mengeluarkan dana lagi untuk membayar jasanya. Dimana tarifnya sebesar $ 2 ribu atau setara dengan Rp 28 jutaan.

Dibalik tingginya biaya servis tersebut, sebenarnya ada satu komponen Bugatti Veyron yang terbilang hemat budget dalam perawatannya.

Adapun komponen yang dimaksud yaitu pengatur camshaft. Untuk komponen yang satu ini, pemilik cukup mengeluarkan budget $ 800 atau sebanding dengan Rp 11 jutaan.

Namun tak sepenuhnya ekonomis karena biaya servis Bugatti Veyron tersebut hanya berlaku untuk satu komponen saja. Bahkan pemilik pun harus keluar biaya lagi untuk bayar jasanya.

Perlu diketahui, biaya jasa ganti komponen pengatur camshaft ini lebih tinggi daripada biaya servisnya. Pasalnya, tarifnya bisa mencapai $ 21 ribu atau senilai Rp 296 jutaan.

Biaya tersebut dinilai wajar karena proses membuka blok mesinnya sangatlah sulit. Dengan demikian, hanya ahli yang profesional dan berpengalamanlah yang bisa melakukannya dengan baik.

Perlu untuk diketahui, meski biaya servis Bugatti Veyron sangat tinggi, namun Manny Khoshbin tak pernah absen menyervis kedua supercarnya. Bahkan Manny Khoshbin saat ini tengah memesan supercar lagi. (R10/HR-Online)

Loading...