Bupati Pangandaran Resmikan Lumbung Pangan Masyarakat

Lumbung Pangan Pangandaran
Peresmian bangunan lumbung pangan masyarakat di Dusun Bontos, Desa Cintaratu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Foto: Istimewa

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata meresmikan bangunan lumbung pangan masyarakat dan Rumah RMU di Dusun Bontos, Desa Cintaratu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Senin (9/12/2019).

Bangunan lumbung pangan ini memiliki kapasitas 60 ton, dengan lantai jemur 10 meter dan kapasitasnya 5 ton. Sementara RMU ini memiliki kapasitas 1200 kilogram per jam.

Bidang Ketahanan Pangan Dinas Kelautan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pangandaran, Rusyana, mengatakan, pembangunan lumbung ini merupakan bagian dari Program DAK Provinsi tahun 2019 swakelola sebesar Rp.500 juta, terbagi menjadi 3 paket kegiatan seperti bangunan RMU heler, pengadaan mesin, serta lantai jemur.

“Kegiatannya sudah selesai, dan baru bisa hari ini diresmikan oleh Pak Bupati,” jelas Rusyana kepada Koran HR, Senin (9/12/2019).

Rusyana menambahkan, pembangunan tersebut dimaksudkan untuk penyediaan cadangan pangan daerah, juga untuk menjaga stabilitas harga dan di masyarakat agar harganya seimbang.

“Bantuan tersebut dimanfaatkan oleh kelompok Karya Taruna 2 Desa Cintaratu,” jelas Rusyana.

Sementara Kepala Dinas Kelautan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pangandaran, Rida Nirwana Kristanto, mengatakan, pembangunan lumbng masyarakat ini sebagai sarana pendukung ketersediaan bahan pokok yang cukup, baik dari segi jenis, kualitas, maupun kuantitasnya menjadi perhatian penting dari pemerintah.

“Keterlibatan kelompok masyarakat dalam menciptakan ketersediaan cadangan pangan sangat di perlukan,” kata Rida Nirwana

Bupati Pangandaran, H Jeje Wiradinata, mengatakan, lumbung pangan tempat penyimpanan pangan  masyarakat sekitar desa ini dapat melindungi petani dari musim paceklik.

Ia harap ini digunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat, dan masyarakat harus merasakan betul dengan adanya lumbung pangan ini.

“Pengelolaan lumbung pangan harus pintar. Tahun depan kita akan meningkatkan SDM  dan menggerakkan ekonomi masyarakat sampai dengan mikro, agar berjalan dengan baik. Itu harus tercapai,” pungkasnya. (Mad/Koran HR)

Loading...