Demi Keamanan Pengendara, Warga Minta PJU di Jl. Banjar-Manganti Diperbaiki

Jalan Banjar-Manganti
PJU di Jalan Pengairan Banjar-Manganti yang terletak di antara Kelurahan Bojongkantong dan Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar padam membuat jalan gelap. Foto: Istimewa.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Warga mengeluhkan padamnya sejumlah lampu penerangan jalan umum (PJU) yang berada di Jalan Pengairan Banjar-Manganti, tepatnya di wilayah perbatasan antara Kelurahan Bojongkantong dengan Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar.

Padamnya lampu PJU di jalan Banjar-Manganti tersebut membuat kondisi jalan tampak gelap gulita saat malam hari, sehingga cukup membahayakan bagi para pengguna jalan.

Ahmad Taufik (22), salah seorang warga, mengatakan, lampu PJU di lokasi yang padam itu mengakibatkan kekhawatiran para pengguna jalan. Terutama dari bahaya tindakan kriminal maupun jarak pandang yang terbatas saat mengemudi kendaraan.

“Iya kalau kendaraan yang dipakai pengguna ada lampunya, kalau tidak kan membahayakan. Apalagi ini jalur lurus, yang mana para pengendara memacu kendaraannya pasti cepat,” katanya, kepada Koran HR, Selasa (03/12/2019).

Atas kondisi itu, Taufik berharap agar PJU yang sudah berdiri bisa menyala kembali. Untuk itu diharapkan tanggung jawab dari dinas terkait untuk segera memperbaikinya.

“Untuk perawatan PJU itu kan sumbernya yang 7 persen berasal dari dana masyarakat yang membayar tagihan listrik. Meski semua warga membayar, tapi belum semua warga menikmati PJU, terutama di perkampungan,” ujarnya.

Taufik menyebutkan, Permenhub RI Nomor 27 Tahun 2018 tentang Alat Penerangan Jalan, sudah jelas disebutkan bahwa fungsi dari PJU itu sendiri sebagai salah satu alat untuk mewujudkan keselamatan pengguna jalan dalam berlalu lintas.

“Jadi, kita harap agar perawatan alat kelengkapan jalan, baik itu PJU, marka jalan, warning light, traffic light serta rambu-rambu lalu lintas benar-benar diperhatikan, agar pengguna jalan lebih nyaman,” ungkapnya. (Muhafid/Koran HR)

Loading...