Di Ciamis, Belasan Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang

Di Ciamis, Belasan Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang
Sebuah pohon tumbang menimpa rumah warga di Dusun/Desa Werasari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis Kamis (19/12/2019) sore. Foto:istimewa

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com).-  Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Ciamis, Kamis (19/12/2019) sore, kembali merusak sejumlah rumah warga di Kecamatan Sadananya.

Berdasarkan data dari Forum Komunikasi Taruna Siaga Bencana (FK Tagana) Kabupaten Ciamis, ada tiga desa di kecamatan Sadananya yang porak poranda akibat hujan disertai angin kencang, yakni Desa Werasari, Mangkubumi dan Bendasari.

Anggota FK Tagana wilayah Sadananya, Yulianti Eka Pertiwi menyebut, hampir semua rumah mengalami kerusakan bagian atap genting, karena tertimpa pohon yang tumbang.

Kata dia, sebanyak tujuh rumah di Dusun/Desa Werasari rusak diantaranya milik Rohanda, Fachrul Rizal, Ikah, Nana, Ecih, Unus dan Oyo.

Sementara di desa Mangkubumi, tepatnya di Dusun Mangkubumi RT 02 RW 05, ada tiga rumah rusak yakni milik Rotim, Solihin dan Danu Alamsyah.  “Adapun di Dusun Cirahab RT 01 RW 01 Desa Bendasari, sebuah toko foto copy milik Akil dan gerasi mobil milik Herly, rusak tertimpa pohon,” ujar Eka, kepada HR Online Jumat (20/12/2019).

Pasca hujan reda lanjut Eka, warga dibantu petugas relawan Tagana, bergotong-royong mengevakuasi pohon yang tumbang. “Alhamdulillah, dalam musibah ini, tidak menyebabkan korban jiwa ataupun luka. Hanya kerugian jika ditotalkan, mencapai puluhan juta rupiah,” ungkapnya.

Ditempat terpisah Ketua Forum Kordinasi Taruna Siaga Bencana (FK Tagana) Kabupaten Ciamis, Ade Waluya, mengimbau masyarakat Kabupaten Ciamis selalu wasdapa jika terjadi hujan disertai angin dengan waktu yang lama.

“Usahakan juga bagi warga yang memiliki pohon dekat rumah agar dipangkas saja, apalagi yang sudah tua dan lapuk, karena sangat bahaya apabila ada hujan dan angin puting beliung,” ungkapnya Selasa (17/12/2019).

Diakuiya, saat ini masih banyak pepohonan besar dekat rumah. Sehingga apabila hujan angin sangat berbahaya.  “Kasusnya banyak rumah yang rusak tertimpa pohon yang tumbang, ini harus disiasati. Harus ditumbuhkan kesadaran masyarakatnya, untuk menebang pohon yang dekat rumah,” tegasnya. (Jujang/R8/HR Online)