Kamis, Oktober 28, 2021
BerandaBerita TerbaruEfek Sering Makan Telur Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes, Hati-hati!

Efek Sering Makan Telur Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes, Hati-hati!

Efek sering makan telur bisa sebabkan bisul hingga meningkatkan risiko diabetes. Telur sering jadi menu sarapan lantaran gampang diolah. Namun, efek sering makan telur ternyata berbahaya bagi kesehatan.

Bakteri salmonella ditemukan pada beberapa telur yang terlihat bersih dan bagian cangkangnya juga tidak retak. Hal itu membuat telur tersebut berisiko tinggi sebabkan keracunan makanan.

Selain itu, efek sering makan telur setiap hari rentan terkena alergi. Biasanya tubuh yang rentan terkena alergi makan telur ditandai dengan mual dan perut kembung.

Dirangkum dari berbagai sumber, Sabtu (21/12/2019), berikut ini beberapa efek berbahaya yang ditimbulkan akibat sering konsumsi telur setiap hari.

6 Efek Sering Makan Telur

Bisul

Efek terlalu sering makan telur setiap hari salah satunya bisa menyebabkan bisul. Karena, telur mengandung lemak yang sangat tinggi.

Bisul muncul akibat tingginya kadar lemak dalam telur merusak minyak alami yang ada di dalam lapisan kulit.

Namun, karena bukti secara ilmiah mengenai hal ini belum begitu kuat, makanya banyak yang meyakini bahwa itu adalah mitos.

Mual

Terasa mual merupakan salah satu efek sering makan telur setiap hari. Hal itu disebabkan kandungan gas yang ada dalam telur dapat memicu terjadinya iritasi di lambung.

Asam Urat

Mengonsumsi telur setiap hari juga bisa berbahaya bagi penderita asam urat, sehingga mereka yang memiliki keluhan asam urat tidak dianjurkan mengonsumsi telur setiap hari.

Sebab, jumlah asam urat pada persendian bisa terganggu oleh zat fosfor yang terkandung di dalam telur.

Oleh sebab itulah, orang yang punya keluhan asam urat sebisa mungkin untuk tidak mengonsumsi telur setiap hari.

Risiko Diabetes Meningkat

Sering mengonsumsi makanan dan minuman manis menjadi penyebab munculnya penyakit diabetes.

Tapi dalam realitanya, terlalu sering mengonsumsi makanan berlemak, salah satunya telur, juga dapat meningkatkan risiko terkena diabetes.

Efek sering makan telur, apalagi telur yang digoreng menggunakan minyak yang mengandung lemak tak jenuh dapat mengakibatkan asupan lemak harian dalam tubuh menjadi berlebihan.

Selain meningkatkan risiko terkena penyakit diabetes, hal itu juga berimbas terhadap kenaikkan berat badan.

Berat Badan Mudah Naik

Mengonsumsi makanan tinggi lemak dan karbohidrat tentunya akan menghambat proses metabolisme tubuh.

Sering makan telur menjadi salah satu penyebabnya, karena telur mengandung kadar lemak yang tinggi, sehingga berat badan pun menjadi gampang naik.

Timbul Jerawat

Efek sering makan telur setiap hari juga bisa memunculkan jerawat di wajah. Sebab, pori-pori kulit menjadi tersumbat oleh lemak dan kolesterol yang terkandung di dalam sebutir telur.

Ketika pori-pori kulit tersumbet, maka wajah akan semakin gampang menyerap debu serta sinar radikal bebas, dan berkahir dengan munculnya jerawat.  

Jumlah Telur yang Aman Dikonsumsi Perhari

Untuk menghindari bahaya yang ditimbulkan dari efek sering makan telur setiap hari, beberapa saran ini bisa dilakukan, seperti konsumsi telur maksimal tiga butir sehari.

Selain itu, makan telur yang benar-benar matang dan harus dimakan secara keseluruhan, dibarengi dengan sayuran.  

Membatasi makan telur penting dilakukan karena tingginya kandungan lemak dan kolesterol. Peneliti kesehatan mengungkap, sedikitnya terdapat 186 mg koleterol yang terkandung dalam telur ukuran sedang tunggal.

Kandungan kolesterol sebanyak itu merupakan 63 persen asupan harian yang direkomendasikan. Telur yang paling sehat adalah telur yang kaya akan kandungan omega 3.

Telur tersehat itu bisa didapat dari ayam petelur yang dibesarkan secara liar di padang rumput. Telur-telur tersebut memiliki kandungan omega 3 yang tinggi serta sejumlah vitamin penting yang larut di dalam lemak. (Eva/R3/HR-Online)

- Advertisment -

Berita Terbaru