Gempa Tsunami Aceh 2004 Terdahsyat Ketiga di Dunia, Ini Faktanya

Gempa tsunami Aceh 2004 merupakan gempa terdahsyat ketiga di dunia.
Gempa tsunami Aceh 2004 merupakan gempa terdahsyat ketiga di dunia. Foto: Wikipedia.

Gempa tsunami Aceh 2004 merupakan gempa terdahsyat ketiga di dunia. Tanggal 26 Desember 2019 ini, tepat 15 tahun terjadinya bencana gempa tsunami Aceh 2004 silam.

Untuk mengenang bencana terdahsyat ketiga di dunia itu, masyarakat Aceh melakukan ziarah ke pamakaman massal di Gempong Ulee Lheue, Banca Aceh, sebagai tempat dikebumikannya 14.264 jasad.

Dirangkum dari berbagai sumber, Kamis (26/12/2019), berikut ini 4 fakta gempa tsunami Aceh 2004 terdahsyat ketiga di dunia;

Gempa Terdahsyat Ketiga di Dunia

Awalnya guncangan gempa yang terjadi pada hari Minggu pagi, tanggal 26 Desember 2004, sekitar jam 07.59 WIB itu dikabarkan bermagnitudo 8,8 skala IX MMI. Lalu direvisi menjadi bermagnitudo 9,0.

Tetapi, sejumlah penelitian yang dilakukan pada tahun 2006 menyimpulkan bahwa kekuatan gempa tersebut mencapai Magnitudo 9,1 hingga 9,3.

Sehingga dapat disimpulkan dalam sejarah bahwa peristiwa itu merupakan gempa terdahsyat ketiga di dunia, yang mana sebelumnya gempa terbesar terjadi di Chile pada tahun 1960 dengan getarannya mencapai Magnitudo 9,5, dan di Alaska pada tahun 1964 mencapai M 9,2.

Menimbulkan Tsunami di 14 Negara

Gempa magnitudo sebesar 9,0 dengan pusat gempa di 160 km sebelah Utara Pulau Simeulue, kedalaman 30 km itu menyebabkan terjadinya tsunami di 14 negara, dan tinggi gelombang rata-rata mencapai 30 meter.

Gempa juga mengguncang Singapura, Malaysia, India, Sri Lanka, Bangladesh, Thailand, Myanmar, dan Maladewa.

Telan Korban Jiwa 280 Ribu

Bencana gempa bumi dan tsunami di Aceh itu menelan korban jiwa lebih dari 280 ribu, terdiri dari 220 ribu korban jiwa di Indonesia, dan korban besar lainnya terjadi di Sri Lanka sebanyak 35 ribu, India 18 ribu, serta di Thailand sebanyak 8 ribu jiwa.

Bencana tsunami Aceh itu mengakibatkan kerusakan serius serta kematian hingga ke pesisir Timur Afrika dengan korban terjauh di Afrika Selatan tepatnya di Rooi Els, 8.000 km dari episentrum.

Tercatat sebanyak delapan orang meninggal dunia di Afrika Selatan akibat tingginya permukaan air laut dan gelombang.

Energinya Setara 1.500 Kali Bom Atom Hiroshima

Gempa tsunami Aceh 2004 melepaskan energi di permukaan Bumi yang besarannya diperkirakan mencapai 26 megaton TNT atau setara 1.500 kali bom atom Hiroshima. Namun, besaran energinya sedikit lebih kecil dari Tsar Bomba, yakni senjata nuklir paling besar yang pernah diledakan.

Sedangkan, tenaga yang dihasilkan oleh gempa di Aceh tahun 2004 itu totalnya mencapai 4,0 x 1022 joule yang sebagian besar berada di bawah tanah.

Jumlah tersebut setara dengan 9.600 gigaton TNT atau 550 juta lebih besar dibandingkan dengan tenaga yang dihasilkan oleh bom Hiroshima. (Eva/R3/HR-Online)