Guru Madrasah se-Kabupaten Pangandaran Ikuti Peningkatan Kompetensi

Diseminasi peningkatan kompetensi guru madrasah se-Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dilaksanakan di Gedung Islamic Center, Kecamatan Pangandaran, Senin (23/12/2019).
Diseminasi peningkatan kompetensi guru madrasah se-Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dilaksanakan di Gedung Islamic Center, Kecamatan Pangandaran, Senin (23/12/2019). Foto: Enceng/HR.

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Diseminasi peningkatan kompetensi guru madrasah se-Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dilaksanakan di Gedung Islamic Center, Kecamatan Pangandaran, Senin (23/12/2019).

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pangandaran, Cece Hidayat, mengatakan, guru madrasah mempunyai peran yang setrategis dalam membantu program Pemerintah Kabupaten Pangandaran, dengan progam yang sudah berjalan seperti program Ajengan Masuk Sekolah, Pangandaran Mengaji, dan Pesantren Ramadhan.

“Untuk itu, mari kita dukung program Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran. Tunjukan dengan dedikasi yang tinggi, berikan pembinaan dan pelajaran kepada anak didik kita sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah,” katanya.

Menurut Cece, dirinya yakin pemerintah daerah akan menggelontorkan dana miliaran rupiah untuk masyarakat Pangandaran, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, mengatakan, pendidikan moral bukan sesuatu yang gampang, namun perlu keseriusan dan harus dilakukan secara terus menerus, berjenjang, dan dengan cara yang santun.

“Penduduk Kabupaten Pangandaran kurang lebih 426.000 jiwa, dan yang datang sekitar 5 juta orang dengan karakter dan kultur, serta budaya yang berbeda-beda. Maka tantangan kita untuk mendidik umat lebih besar,” katanya.

Jeje juga mengatakan bahwa, membangun infrastruktur lebih mudah dan ada ukurannya. Namun, membina umat, mendidik anak-anak untuk paham terhadap agama tidaklah mudah, dan itu bukan tanggung jawab guru pendidik saja, tapi merupakan tanggung jawab semua.

“Jika tidak dilakukan dengan sungguh-sungguh, maka saya yakin hasilnya juga tak akan maksimal. Untuk itu, kita harus bersungguh-sungguh dalam mendidik akan-anak kita,” pungkasnya. (Cenk/R3/HR-Online)