Ikan Oarfish Pertanda Gempa Bumi? Ini Penjelasan Ahli

ikan oarfish pertanda gempa bumi
Ikan oarfish. Foto: Istimewa

Media sosial kini baru dihebohkan dengan kabar yang menyebut bahwa ikan oarfish pertanda gempa bumi. Apakah kabar tersebut fakta atau hoaks? Anda bisa tahu pada pembahasan kali ini.

Kabar tersebut bermula dari akun Instagram @otakkanann yang mengunggah foto dan video pada Senin, 9 Desember 2019.

Dalam unggahannya, terlihat ada sejumlah nelayan di Selayar, Sulawesi Selatan, yang menangkap ikan oarfish. Bukan hanya bentuk ikannya yang mengejutkan, akan tetapi juga caption yang menyertai unggahannya.

Pada intinya, akun @otakkanann menuliskan bahwa kemunculan ikan oarfish ini membuat warga heboh. Ia mendapatkan fotonya melalui postingan Facebook Irma Yanti Irma yang menandai si pemancing yang bernama Andi Saputra.

Dalam keterangan tersebut, ditulis juga bahwa warga resah karena ikan oarfish seringkali dikait-kaitan dengan prediksi gempa bumi.

Kata Ahli Soal Ikan Oarfish Pertanda Gempa Bumi

Kabar yang menyebut ikan oarfish bisa menjadi pertanda akan datangnya gempa besar mampu mencuri perhatian BMKG. Daryono selaku Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG pun buka suara.

Daryono menjelaskan bahwa munculnya ikan oarfish ke permukaan bukanlah menjadi tanda gempa bumi berkekuatan besar dan tsunami.

Perlu untuk anda ketahui, masyarakat Jepang sangat percaya bahwa konon ikan oarfish bisa membawa pesan dari dasar laut akan terjadinya musibah gempa besar.

Terkait kepercayaan masyarakat Jepang soal ikan oarfish pertanda gempa bumi, Daryono menyebut bahwa tanpa ada penelitian ilmiah, maka tak bisa diketahui fakta atau hanya legenda.

Disamping itu, Daryono juga menjelaskan bahwa di dalam majalah ilmiah Bulletin of the Seismological Society of America (BSSA) pernah membahas kajian yang sama.

Dalam majalah ilmiah tersebut, fenomena munculnya ikan laut dalam tak berkaitan dengan peristiwa gempa besar sehingga bertentangan dengan cerita rakyat yang dipercaya masyarakat Jepang.

Daryono juga menambahkan bahwa para peneliti yang mengkaitkan perilaku ikan laut dalam yang tak lazim dengan gempa besar di Jepang menggunakan data lama.

Dalam penelitian yang dilakukan, ada 336 kemunculan ikan dengan 221 fenomena gempa bumi. Namun dari kajiannya, hanya ada satu peristiwa yang bisa dikorelasikan secara masuk akal.

Bukan hanya BMKG saja yang ikut bersuara terkait kabar ikan oarfish pertanda gempa bumi, akan tetapi juga sejumlah pakar lainnya. Berikut ulasannya.

Menurut Profesor Iktiologi Pengkajian Ikan Universitas Kagoshima

Hiroyuki Motomura selaku Profesor Iktiologi Pengkajian Ikan Universitas Kagoshima Jepang memiliki penjelasan yang sama dengan BMKG.

Tak ada hubungan sama sekali terkait kemunculan ikan oarfish pertanda gempa bumi. Hal ini dikarenakan ada alasan tersendiri mengapa ikan oarfish ini meninggalkan laut dalam.

Adapun salah satu alasannya yaitu mengikuti arus laut. Seperti yang diketahui, ikan ini menghuni dasar laut sehingga jarang terlihat di permukaan. Namun hal tersebut bisa saja terjadi karena terpengaruh arus laut.

Dijelaskan juga bahwa ikan oarfish ini terbagi menjadi beberapa jenis, yakni Regaleus Glesne Ascanius, Agrostichthys Parkeri, dan Regalecus Russelli.

Tiap jenis ikan oarfish ini memiliki lokasi tempat tinggal yang berbeda-beda. Jika Regaleus Glesne Ascanius, hidupnya di hampir semua lautan.

Kemudian untuk Agrostichthys Parkeri bisa dengan mudah ditemukan di perairan selatan, seperti New Zealand. Sementara untuk Regalecus Russelli tinggal di perairan Indo-Pasifik.

Menurut Teori Oseanografi

Teori oseanografi juga menjelaskan soal ikan oarfish pertanda gempa bumi. Sepakat dengan kata ahli di atas, teori ini juga mengungkap bahwa munculnya ikan oarfish tak berkaitan dengan bencana alam, seperti gempa bumi dan tsunami.

Dalam teori ini dijelaskan bahwa terangkatnya biota laut dalam ke permukaan dikarenakan fenomena upwelling. Fenomena ini tak hanya menampakkan biota laut ke permukaan saja, akan tetapi juga bisa sampai terbawa ke pesisir.

Upwelling itu sendiri adalah fenomena dimana air laut yang lebih dingin dan memiliki massa jenis lebih besar bergerak dari dasar laut yang dalam ke permukaan air.

Selain itu, sejumlah penelitian juga mengungkap bahwa kemunculan ikan oarfish yang hanya satu atau dua juga bisa terjadi karena kemungkinan sakit atau sekarat.

Bisa ditarik kesimpulan bahwa ikan oarfish pertanda gempa bumi adalah narasi yang keliru karena belum ada penelitian yang membenarkannya. Ikan ini bisa muncul karena terbawa arus atau sakit. (R10/HR-Online)

Loading...