Jelang Akhir Tahun, Pemdes Neglasari Ciamis Genjot Sektor Pembangunan & Sarpras

Pemdes Neglasari Ciamis
Kepala Desa Neglasari, Deni Nono Sunaryo, saat meresmikan salah satu pembangunan. Foto: Istimewa

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Di akhir tahun anggaran 2019, Pemdes Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terus menggenjot pembangunan wilayah serta peningkatan sarana dan prasarana ekonomi masyarakat.

Kepala Desa Neglasari, Deni Nono Sunaryo, mengatakan, pihaknya saat ini masih tetap fokus terhadap pembangunan jalan sebagai program pemerataan pembangunan. 

“Untuk tahun 2019, Desa Neglasari tengah menyelesaikan tahapan pembangunan yang didanai dari Dana Desa serta Bankeu Kabupaten dan Banprov Jabar,” katanya.

Deni Nono menjelaskan, Desa Neglasari di tahun 2019 ini mendapatkan bantuan anggaran Dana Desa Sebesar Rp. 1.090.512.000. anggaran itu telah dialokasikan untuk pembangunan jalan serta jembatan.

Untuk Dana Desa, anggarannya dialokasikan untuk pembangunan jalan dan jembatan. Dimana di tahun ini ada 18 titik lokasi yang dibiayai oleh Dana Desa tahun anggaran 2019. Seperti halnya pembangunan TPT di Dusun Cigamping Situ Waway sepanjang 9×0.30×3 meter dengan anggaran sebesar Rp. 17.236.000.

Pembangunan jalan rabat beton di RT 31-33 Dusun Girimulya, sepanjang 187x2x0.10 meter dengan anggaran sebesar Rp. 56.775.000. Pembangunan Rabat Beton RT 6A Dusun Sindangjaya, sepanjang 260x2x0.10 meter dengan anggaran Rp. 84.582.000.

Pembangunan Rabat Beton di RT 42 Dusun Sukamantri, sepanjang 112x1x0.10 meter dengan anggaran Rp. 33.004.000. Rabat Beton RT 38 di Dusun Girimulya, sepanjang 266x1x0.10 meter dengan anggaran sebesar RP. 43.165.000.

Rabat Beton RT 27 Dusun Angsana sepanjang 208x2x0.10 meter dengan anggaran sebesar Rp. 60.673.600. Rabat Beton  RT 16B Sindangjaya sepanjang 110x2x0.10 sebesar Rp. 21.236.600.

Pembangunan Rabat Beton RT 12 Dusun Cibenda sepanjang 288x2x0.10 meter sebesar Rp. 83.083.000. Rabat Beton RT 01 Cibenda sepanjang 150x2x0.10 sebesar Rp. 43.312.000. Pengerasan jalan Majingklak Susun Sukamantri sepanjang 180x2x0.20 sebesar Rp. 38.086.000.

Pembangunan Jembatan Gelagar Baja di Dusun Cigamping sepanjang 10×2 sebesar Rp. 258.286.400. biaya Website Desa sebesar Rp. 8.720.000. Pelatihan Kesadaran Hukum sebesar Rp.5.481.000.

Peningkatan produksi pertanian/ alat produksi tetas telur sebesar Rp. 9.000.000. Belanja Bahan Makanan untuk Posyandu sebesar Rp. 7.000.000. Belanja Alat Kesenian sebesar Rp. 20.000.000. Belanja Honor Kegiatan Penyelenggaraan PAUD/TK/TPA/TPQ sebesar Rp. 87.000.000. Dan penyertaan modal BUMDES sebesar Rp. 213.872.000.

Deni menambahkan, selain pengalokasian anggaran pembangunan yang bersumber dari anggaran Dana Desa tahun anggaran 2019, pihaknya juga telah mengalokasikan anggaran Bankeu Kabupaten serta Bamprov Jabar 

Meski untuk anggaran Bankeu ada perubahan anggaran, namun pihaknya juga telah mengalokasikan dana tersebut untuk beberapa titik pembangunan. Seperti halnya pengadaan Mebeler desa sebesar Rp.15.000.0000. Mebeler Sapras Bale Dusun Sukamantri sebesar Rp. 25.000.000.

Pembangunan Rabat Beton di RT 13 Cibenda sepanjang 170×0.08×0.10  sebesar Rp. 25.000.000. Rabat Beton RT 33 Girimulyo sepanjang 158x2x0.10 sebesar Rp. 50.000.000. Rabat Beton RT 22 Sindangjaya sepanjang 170×0.08×0.10 sebesar Rp. 25.000.000.

Pembangunan TPT RT 22 sepanjang 60x21x0.03 sebesar Rp. 50.000.000. Rabat Beton RT 07 Cigamping sepanjang 62x2x0.10 sebesar Rp. 25.000.0000. Dan untuk pembangunan Pagar Halaman Desa sebesar Rp. 100.000.000.

Dilanjut anggaran dari Bamprov untuk renovasi kantor desa sebesar Rp. 91.488.000 serta belanja smartphone untuk para RW dalam program sapa warga sebesar Rp. 29.800.000.

Dari pengalokasian anggaran tahun 2019, kata Deni, pihaknya mengaku masih banyak agenda pembangunan yang harus diperjuangkan demi tercapainya pemerataan pembangunan. Mengingat, wilayah Desa Neglasari merupakan salah satu wilayah desa yang luas wilayahnya lumayan besar serta banyaknya jalan-jalan poros yang harus terus dibangun.

Deni juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat Desa Neglasari yang telah mendukung program pemerintah demi tercapainya tujuan pembangunan yang berkelanjutan. 

“Masih banyak PR soal pembangunan. Maka dari itu, kami selaku pemerintah berharap agar masyarakat tetap solid untuk terus mendukung program pembangunan yang tengah dijalankan maupun program-program kelanjutannya. Insyaallah kami akan terus berjuang demi masyarakat desa kami agar taraf perekonomian masyarakat kian maju dan berkembang,” katanya. (Suherman/Koran HR)

Loading...